Suararakyatindonesia.com Agrowisata Gunung Mas yang dikelola oleh PTPN I Regional 2 mencatat peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan pada Desember 2026. Lonjakan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga libur Tahun Baru, seiring bertambahnya minat masyarakat terhadap wisata alam yang sejuk, aman, dan ramah lingkungan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Peningkatan kunjungan tersebut dipicu oleh beragam wahana wisata baru dan pengembangan fasilitas yang ditawarkan Agrowisata Gunung Mas. Berbagai atraksi dirancang untuk menjangkau seluruh segmen pengunjung, mulai dari anak-anak, remaja, keluarga, hingga lansia.


Untuk wisata keluarga, Agrowisata Gunung Mas menghadirkan wahana air seperti bumper boat dan kolam renang anak, yang menjadi favorit selama musim liburan. Selain itu, wisata edukasi kebun teh tetap menjadi daya tarik utama, di mana pengunjung dapat menikmati keindahan hamparan tanaman teh sekaligus mengenal proses perkebunan secara langsung.
Bagi pencinta aktivitas menantang, tersedia berbagai wahana petualangan, antara lain flying fox, keranjang sultan, serta kegiatan off-road adventure menggunakan kendaraan HRV dan PNM Komodo. Wahana ini dirancang dengan standar keselamatan tinggi dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar.
Agrowisata Gunung Mas juga menyediakan aktivitas ramah anak dan keluarga, seperti berkuda dan permainan outdoor ringan, yang cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam tanpa aktivitas ekstrem. Fasilitas ini turut mendukung kenyamanan pengunjung dari berbagai latar belakang usia.
Khusus bagi pengunjung lanjut usia, tersedia jalur jalan santai di kebun teh yang aman dan nyaman. Aktivitas ini memungkinkan lansia menikmati udara segar dan panorama alam tanpa harus menempuh jalur yang berat, sehingga tetap inklusif bagi seluruh kalangan.
Selain wahana wisata, Agrowisata Gunung Mas juga menyediakan penginapan dengan harga terjangkau, yang memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan alam dan udara premium khas Puncak dengan suhu berkisar 16 hingga 25 derajat Celsius. Fasilitas ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di kawasan tersebut.
Melalui pengembangan berkelanjutan ini, PTPN I Regional 2 menegaskan komitmennya menjadikan Agrowisata Gunung Mas sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan yang tetap diminati masyarakat di masa depan, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan dan perekonomian lokal.**
Sam Permana

