Kota Tasikmalaya Suara Rakyat Indonesia.com, –Menjelang hari raya, harapan besar para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menerima Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali menjadi sandaran finansial dalam memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari persiapan hari raya hingga keperluan mendesak lainnya. Namun, tahun ini, banyak ASN mengeluhkan bahwa THR mereka belum cair, membuat sebagian dari mereka terpaksa mencari jalan pintas dengan meminjam uang dari pinjaman online (pinjol) yang justru berpotensi membawa masalah baru. selasa 17/03/2026
Para ASN mengaku membutuhkan THR termasuk saya untuk memenuhi kebutuhan persiapan Idul Fitri, seperti membeli kebutuhan pokok, merayakan bersama keluarga, dan membayar berbagai kewajiban. Mereka berharap pemerintah dapat segera menemukan solusi konkrit agar THR tidak menjadi “THS” (Tunggu Habis Semua) dan dapat diterima tepat waktu,”ungkap salahsatu ASN yang enggan dipublikasi namanya
lanjutnya dia mengatakan” karena kebutuhan tidak bisa ditunda apalagi mau menghadapi hari raya idul fitri terpaksa kami pinjem uang dari salahsatu Aplikasi (PINJOL) Pinjam Online untuk menutupi kebutuhan yang penting punya pegangan uang buat lebaran bersama keluarga walaupun beresiko,”keluhnya
Pemkot Tasikmalaya melakukan pembayaran THR ASN secara bertahap akibat keterbatasan kas daerah, di mana baru tersedia dana sekitar Rp 24 miliar dari total yang dibutuhkan. Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, sehingga pencairan tidak dilakukan serentak.
Para ASN berharap bahwa proses pencairan THR dapat dipercepat dan diantisipasi agar tidak terjadi keterlambatan di masa mendatang. Pemerintah juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses administrasi, memperkuat koordinasi antara instansi pusat dan daerah, serta memastikan bahwa anggaran untuk THR telah dialokasikan dengan jelas. Selain itu, penting bagi ASN untuk meningkatkan literasi keuangan agar dapat mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari terjerat utang yang tidak sehat,”harapnya. Joy


Sangat tidak mungkin THR ASN Tidak keluar karena THR ASN telah digelontorkan Pemerintah Pusat (APBN) untuk tahun 2026 sebesar Rp. 55 TRILIUN ..