Rabu, Mei 20, 2026
BerandaBandung RayaKaryawan Perumda Pasar Kota Bandung Resah dan Mempertanyakan Uang Yang Dipotong Bendahara...

Karyawan Perumda Pasar Kota Bandung Resah dan Mempertanyakan Uang Yang Dipotong Bendahara Untuk Cicilan Kredit ke bjb Namun Tidak Disetorkan

Bandung,BeritaSRIndonesia.com- Sejumlah karyawan Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Pasar Kota Bandung, mempertanyakan uang gaji mereka yang dipotong oleh bendahara Perumda Pasar Kota Bandung untuk pembayaran cicilan kredit ke bank bjb ternyata selama lima bulan tidak disetorkan, hal ini diketahui setelah beberapa karyawan Perumda Pasar Kota Bandung ketika akan mengajukan ulang kredit ke bank bjb ternyata tidak bisa alias mentok, bahkan sudah terkena backlist, menurut bank bjb karena mereka masih punya tunggakan cicilan selama 5 bulan, tentu saja karyawan Perumda Pasar Kota Bandung tersebut menjadi kaget, pasalnya mereka tidak pernah merasa menunggak cicilan karena untuk cicilan kredit ke bank bjb setiap bulanya secara otomatis telah dipotong oleh bendahara bayar Perumda Pasar Kota Bandung.

Selain uang cicilan kredit yang tidak dibayarkan, para karyawan Perumda Pasar Kota Bandung, mengeluhkan pula gaji mereka yang hanya dibayar 15 hingga 30 % sudah berlangsung semenjak Hari Raya kemarin. Mereka berharap kepada Direktur umum Perumda Pasar Kota Bandung, untuk segera membayar gaji mereka secara pull, dan mengembalikan uang gaji mereka yang dipotong untuk pembayaran kredit bjb.

“Sebenarnya banyak persoalan didalam Perumda Pasar Kota Bandung ini, namun itu saja dulu, ” kata seorang karyawan yang mohon namanya tidak disebutkan, ia mempertanyakan “dikemanakan uang potongan untuk cicilan kredit ke bank bjb yang “jumlahnya cukup besar itu, mengapa sampai tidak dibayarkan ke bank bjb itu kan amanat yang harus dipertanggung jawabkan, “ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “potongan untuk membayar cicilan ke bank bjb bervariasi, sesuai dengan pinjaman kredit masing masing, “gaji saya dipotong Rp. 3.200.000,- per bulanya, ” coba bayangkan uang saya dipotong sebesar Rp. 3.200.000,- per bulanya kalau dikalikan 5 sudah Rp 16.000.000,- belum karyawan lainya yang sama sama pinjam ke bank bjb juga gajinya dipotong, tapi sangat ironis oleh oknum tidak dibayarkan ke pihak bank bjb, dikemanakan uang potongan itu, ” ungkapnya.

Ketika Berita SRIndonesia mengkonfirmasi terkait berita ini ke Perumda Pasar Kota Bandung, namun tidak ada seorangpun yang dapat memberikan keterangan, salah seorang security mengatakan “saya belum lama bertugas, para pejabat pada tidak ada, sedang pada keluar “ujarnya.

Aneh baru jam 09.00 wib para pejabat Perumda Pasar seharusnya ada di kantor, ini malah kantor dikosongkan, bagaimana akan melayani pedagang, atau yang memerlukan pelayanan, kalau tidak ada pejabatnya, salah satunya Berita SRIndonesia ketika akan meminta keterangan perihal adanya dugaan pemotongan gaji untuk cicilan kredit ke bank bjb tapi ternyata tidak disetorkan.

Begitu pula ketika menghubungi bjb untuk mengkonfirmasi, tidak ada yang mau memberikan keterangan. Alwi Customer Service bjb bagian kredit bjb Tamansari, juga tidak memberikan keterangan, ia hanya mengatakan silahkan menghubungi Perumda Pasar Kota Bandung. “ujarnya. Padahal yang dikonfirmasi ada kaitanya dengan bjb. * effendi SP.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

  1. Seharusnya pihak Perumda Pasar maupun bjb Tamansari, bersikap jentle kepada wartawan yang meminta konfirmasi, mengapa seolah alergi berhadapan dengan wartawan ‘ … masalah saling tuding !?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments