Bandung, Berita SRIndonesia.com- Oknum Bendahara Gaji Perumda Pasar Juara Kota Bandung diduga tilep puluhan juta uang setoran karyawan, yang merupakan uang titipan untuk disetorkan ke bank bjb Tamansari sebagai angsuran kredit para karyawan, nyatanya selama lima bulan tidak disetorkan, sehingga dampaknya sejumlah karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung, yang memiliki kredit ke bank bjb Tamansari akhirnya terkena blacklist BI Cheking.

Para karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung meminta kepada pihak jajaran direksi agar segera menyelesaikan masalah ini secepatnya jangan sampai berlarut larut. selain itu mereka juga meminta gaji mereka dibayar normal tidak seperti sekarang yang hanya dibayar 30 persen, itupun pembayaranya tidak sekaligus namun di cicil sampai tiga kali.
Adanya dugaan penggelapan uang yang dilakukan oknum bendahara Perumda Pasar Juara Kota Bandung tersebut sampai berita ini diturunkan masih bergulir bahkan karyawan Perumda Pasar Juara menjadi resah, dan satu persatu dipanggil/diundang pihak bank bjb Tamansari untuk dimintai keterangan keterlambatan perihal mandeknya pembayaran angsuran kredit.
Salah seorang karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung yang datang memenuhi panggilan dari bank bjb Tamansari. Rabu (30/7/2025) mengungkapkan, namun sebelumnya ia mewanti wanti agar namanya tidak disebutkan, dengan alasan akan beresiko dengan dirinya. “ia menuturkan dalam pertemuanya dengan pihak bank bjb Tamansari, bank bjb menawarkan opsi restruck kepada para karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung dan harus menandatangani addendum pinjaman kredit, namun mereka menolak karena menurutnya mereka tidak melakukan kesalahan melalaikan pembayaran angsuran kredit ke bank bjb. “itu kelalaian bendahara gaji. ” ujarnya.
Dalam pemanggilan tersebut bank bjb Tamansari seolah tutp mata tidak mengetahui persoalan pemotongan gaji karyawan yang tidak disetorkan, padahal logikanya saja bank bjb Tamansari sebelumnya sudah menjalin kerjasama dengan pihak Perumda Pasar Juara Kota Bandung, jadi masalah angsuran pembayaran kredit para karyawan ke bank bjb Tamansari otomatis menjadi tanggung jawab bendahara gaji Perumda Pasar Juara Kota Bandung karena sudah dipotong dari pembayaran gaji karyawan, dan ketika ada keterlambatan pembayaran satu bulan saja, seharusnya pihak bank bjb Tamansari langsung menanyakan kepada bendahara gaji Perumda Pasar Juara Kota Bandung, tidak menunggu tunggakan sampai dua, tiga, empat, lima bulan.
Sangat tidak masuk akal bila pihak bank bjb Tamansari tidak mengetahui, bahwa pembayaran setoran kredit karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung di koordinir oleh bendahara Perumda Pasar Juara Kota Bandung, apa ini hanya akal akalan saja, pura pura tidak tahu, ” ungkapnya.
Untuk mengetahui permasalahan ini lebih jauh, BeritaSRIndonesia.com berupaya menghubungi melalui telepon seluler, Kepala Bidang Umum, Bendahara gaji, maupun Humas Perumda Pasar Juara Kota Bandung, namun tidak ada satupun yang merespon, begitu pula ketika mendatangi kantor pusat Perumda Pasar Juara Kota Bandung di jln. Sederhana,. Senin (28/7/2025).
Seorang berpakaian dinas putih yang sedang tiduran dipintu masuk kantor Perumda Pasar dengan sedikit kaget, tapi ia seolah acuh ta acuh ” sudah ada janji sebelumnya pa ‘ para pejabat sedang keluar semua, jadi tidak ada yang bisa memberi penjelasan, “ketusnya.
Sungguh ironis Perusahaan Umum Daerah Pasar Juara Kota Bandung, merekrut karyawan yang SDMnya seperti ini ‘. Apa dalam perekrutan tidak dilakukan seleksi yang ketat, atau memang yang direkrut adalah sanak famili, dan orang orang bawaan. * effendi SP.


Jangan dibiarkan, usut tuntas ., biasanya memang ada keterikatan kedua belah pihak antara bank bjb dengan perumda pasar telah bekerja sama, jadi sangat tidak mungkin salah satu dari mereka baik pihak bank bjb maupun perumda pasar sampai tidak mengetahui adanya kerjasama tersebut ..