Beritasuararakyatindonesia.com – Agrowisata PTPN 1 Regional 2 Jawa Barat- mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan reservasi wisata yang mengatasnamakan pengelola kawasan wisata Puncak. Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan wisatawan yang menerima informasi pemesanan palsu melalui nomor tidak resmi.

Pengelola Agrowisata Puncak menegaskan bahwa seluruh proses reservasi dan informasi layanan wisata hanya dilakukan melalui kanal komunikasi resmi yang telah ditetapkan perusahaan. Wisatawan diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran promo, paket wisata murah, maupun permintaan transfer pembayaran yang berasal dari pihak tidak dikenal.
Manager Agrowisata Puncak, dalam keterangannya di Jawa Barat, Selasa (12/5), mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan pengawasan dan koordinasi guna mencegah aksi penipuan yang dapat merugikan masyarakat maupun mencoreng nama baik perusahaan. Pengelola juga mengingatkan agar wisatawan selalu melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi.
Menurut pengelola, modus yang kerap digunakan pelaku yakni menawarkan reservasi penginapan, tiket masuk, hingga paket wisata keluarga dengan harga di bawah standar. Setelah korban melakukan pembayaran, pelaku kemudian sulit dihubungi dan reservasi yang dijanjikan tidak tercatat dalam sistem resmi pengelola wisata.
Sebagai langkah antisipasi, pengelola Agrowisata Puncak meminta wisatawan memastikan nomor kontak, rekening pembayaran, serta akun media sosial yang digunakan benar-benar milik resmi pengelola. Informasi resmi hanya diumumkan melalui kanal komunikasi perusahaan dan petugas layanan resmi di lokasi wisata.
Selain itu, pihak pengelola juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan Agrowisata PTPN 1 Regional 2 Jawa Barat. Laporan dari masyarakat dinilai penting untuk membantu proses penelusuran dan pencegahan kasus serupa di kemudian hari.
Pengelola memastikan pelayanan wisata di kawasan Puncak tetap berjalan normal dan aman bagi pengunjung. Berbagai fasilitas wisata alam, edukasi perkebunan, hingga area rekreasi keluarga tetap dapat dinikmati wisatawan dengan mengikuti prosedur pemesanan resmi yang telah ditentukan.
Melalui imbauan tersebut, Agrowisata PTPN 1 Regional 2 Jawa Barat berharap masyarakat semakin berhati-hati dalam melakukan transaksi digital serta lebih teliti memeriksa sumber informasi. Pengelola juga mengajak wisatawan bersama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan aktivitas pariwisata di kawasan Puncak.**
Sam Permana

