Cimahi, SRIndonesia.source – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cimahi langsung bertugas pada hari pertama kerja pasca-libur Lebaran 2024, Selasa, 16 April 2024. Hanya 7 orang ASN memilih work from home (WFH), sedangkan ASN yang tidak hadir tanpa keterangan lebih banyak yaitu 27 orang.
Hal itu terungkap pada apel perdana gabungan di Kompleks Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Kegiatan apel diisi tausiyah, setelah itu dilanjutkan musyafahah atau saling bermaafan antar ASN Pemkot Cimahi dan ditutup makan sarapan bersama.

“Hari ini kita melaksanakan apel gabungan PNS dan non PNS se-Pemkot Cimahi usai libur panjang lebaran 2024,” ujar Penjabat Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi didampingi Sekda Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan.
Jumlah ASN Pemkot Cimahi mencapai 4.396 orang. “Tingkat kehadiran hari pertama 4.188 orang (95,27%). Dari jumlah tersebut, yang menjalankan WFH 7 orang atau 0,16% saja,” ucapnya.
Penerapan WFH dilakukan sesuai instruksi pemerintah pusat terkait sistem kombinasi tugas kedinasan dari kantor (work from office/WFO) dan tugas kedinasan dari rumah atau WFH bagi ASN, Selasa, 16 April 2024 dan Rabu, 17 April 2024 untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran. Pengaturan WFH dan WFO diterapkan ketat dengan tetap mengutamakan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
“Saya sudah keluarkan surat sesuai pemerintah pusat mengenai WFH. Ada 2 kategori, maksimal 50 % yang melayani pemerintahan dan keprotokolan, dan dinas yang tidak boleh 100% terutama pelayanan masyarakat seperti BPBD, Dinas Perhubungan, kesehatan, perizinan, dan lainnya. Untuk ASN yang WFH, kita lihat sampai besok, pengawasan kinerja dilakukan dinas langsung, kalau ada penugasan langsung dilaksanakan,” katanya.
Terdapat 208 ASN Pemkot Cimahi yang tidak hadir pada hari pertama kerja usai libur lebaran 2024. Terdiri dari cuti besar 2 orang, cuti melahirkan 22 orang, cuti tahunan 97 orang, izin 38 orang, dinas luar 13 orang, tugas belajar 2 orang, cuti luar tanggungan negara 6 orang, dan persiapan masa pensiun 1 orang.
“Dari jumlah ASN tidak hadir, yang tanpa keterangan malah ada 27 orang. Nanti kita lihat apa ada alasan tertentu sampai tidak hadir tanpa ada keterangan. Kalau terbukti pelanggaran, kita beri sanksi bertahap diawali teguran sesuai ketentuan,” tuturnya.
Menurut Dicky, jumlah ASN yang melaksanakan WFH terbilang minim karena masa libur lebaran 2024 cukup panjang. “Kita melihat semua mau kerja, sudah siap pelayanan. Meski masih situasi halal bihalal pascalebaran, tapi banyak kegiatan yang harus dipersiapkan seperti Cimahi Menari, event teknologi tepat guna dengan Cimahi sebagai tuan rumah se-Jawa Barat, sampai persiapan launching terkait pengelolaan sampah di Hari Bumi. Ada juga Musrenbang RPJP, dan sebagainya,” tuturnya.
Pihaknya turut mengapresiasi jajaran ASN Pemkot Cimahi yang mengikuti kegiatan musyafahah. “Dalam hubungan manusia, ada saja hal yang kurang baik atau kurang berkenan, termasuk harapan belum terlaksana. Saya merasa terapresiasi dimana mereka mau langsung hadir dan saling memaafkan satu sama lain,” tuturnya. (denny)

