Minggu, Mei 17, 2026
BerandaNasionalSam Permana ; Wartawan Harus Konsisten,Independen,Dan Sajikan Berita Yang Membangun

Sam Permana ; Wartawan Harus Konsisten,Independen,Dan Sajikan Berita Yang Membangun

Bandung, Beritasuararakyatindonesia.com – 5 November 2025— Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita yang bertebaran di media sosial, profesi wartawan dituntut untuk semakin menjaga integritas dan profesionalismenya. Hal ini disampaikan oleh Sam Permana, seorang pemerhati media dan jurnalisme, yang menegaskan bahwa wartawan harus konsisten, independen, dan berkomitmen menyajikan berita yang membangun.

Menurut Sam, konsistensi merupakan fondasi utama dalam menjalankan profesi jurnalistik. Wartawan bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memikul tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan publik terhadap media.

“Wartawan harus konsisten karena mereka harus secara teguh menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam setiap situasi, termasuk independensi, berimbang, dan akurasi,” ujarnya.

Pers Sebagai Pendidik Publik

Lebih lanjut, Sam menekankan bahwa keberadaan pers dan media memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Di era ketika setiap orang bisa menjadi “penyebar informasi”, hanya wartawan profesional yang mampu menghadirkan berita yang akurat dan berimbang.

“Pers dituntut untuk semakin kreatif dan profesional dalam menyajikan berita dengan berpegang teguh pada etika jurnalistik agar para wartawan berada di koridor yang tepat,” jelasnya.

Pers, tambahnya, bukan hanya alat penyampai informasi, tetapi juga mitra dalam membangun kesadaran dan literasi publik. Dengan pemberitaan yang berkualitas dan bermakna, media dapat menjadi pilar dalam menjaga keseimbangan sosial serta memperkuat demokrasi.

Konsistensi: Jiwa Profesionalisme Wartawan

Konsistensi, kata Sam, bukan sekadar sikap atau kebiasaan, melainkan jiwa profesionalisme seorang wartawan. Wartawan yang konsisten akan selalu berpijak pada prinsip kebenaran, keadilan, dan kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi atau golongan.

Berikut beberapa hal yang menjadi alasan mengapa konsistensi sangat penting dalam dunia jurnalistik:

1. Menjaga Kredibilitas
Kredibilitas seorang wartawan dibangun dari kesetiaan pada fakta. Berita yang ditulis tanpa bias, tanpa tambahan opini pribadi, akan menunjukkan integritas dan membuat publik percaya.

2. Menghindari Bias dan Kepentingan
Wartawan harus tetap independen, tidak terpengaruh oleh tekanan politik, ekonomi, atau kedekatan personal. Independensi ini adalah bentuk tanggung jawab profesional agar berita tidak menjadi alat kepentingan pihak tertentu.

3. Menjamin Akurasi dan Keseimbangan
Setiap informasi yang disampaikan harus diverifikasi kebenarannya. Konsistensi dalam verifikasi akan menghasilkan berita yang berimbang, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Membangun Kepercayaan Publik
Kepercayaan publik tidak datang dengan sendirinya. Wartawan yang konsisten menjalankan etika jurnalistik akan dihargai dan dipercaya, sehingga medianya pun menjadi rujukan utama dalam mencari kebenaran.

5. Menghormati Martabat dan Hak Privasi
Dalam setiap liputan, wartawan harus menjaga martabat dan privasi individu. Berita yang membangun tidak menyinggung, tidak mempermalukan, dan selalu mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkannya.

Etika Sebagai Kompas Profesi

Bagi Sam, Kode Etik Jurnalistik bukan sekadar aturan tertulis, tetapi kompas moral bagi setiap jurnalis. Etika menjadi pengingat agar wartawan tidak tersesat dalam pusaran kepentingan dan tekanan publik.

“Etika menjaga wartawan tetap di jalan yang benar. Dengan etika, berita yang disajikan tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai-nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa media masa kini perlu terus beradaptasi tanpa kehilangan roh idealismenya. Di tengah perkembangan teknologi, wartawan harus mampu menggunakan kreativitasnya untuk menyajikan berita yang menarik, mendidik, dan tetap berakar pada kebenaran.

Menjaga Kepercayaan, Menjaga Profesi

Di akhir pernyataannya, Sam Permana mengingatkan bahwa profesi wartawan bukan hanya soal menyampaikan informasi tercepat, tetapi juga menjaga kepercayaan publik sebagai sumber informasi yang kredibel.

“Konsistensi dan integritas adalah napas utama seorang wartawan. Tanpa itu, berita kehilangan maknanya, dan kepercayaan publik pun akan hilang,” tegasnya.

Ia berharap, generasi wartawan masa kini dan mendatang dapat terus menjaga idealisme profesi ini agar pers Indonesia tetap menjadi penuntun masyarakat menuju kebenaran dan kemajuan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments