Tasikmalaya , 19/4/ 2026 – beritasuararakyatindonesia. Com Penyelenggaraan Galunggung Trailrun (GTR) sebagai bagian dari rangkaian acara Memory of Galunggung (MOG) telah sukses ditorehkan sebagai model kolaborasi terbaik (best practice) yang melibatkan sinergi erat antara pemerintah daerah, komunitas, dan sektor swasta. Inisiatif strategis ini dilaksanakan di kawasan Bukit Nangre, destinasi ekowisata unggulan yang dikelola secara profesional oleh PT Palawi.
Dudung Suhaeri, Manager Klaster Wisata Priangan, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelaksanaan program tahun ini yang mendapatkan respons positif dari seluruh pemangku kepentingan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan skenario yang telah dirancang. Antusiasme dan partisipasi yang luar biasa menjadi bukti kuat daya tarik serta relevansi acara ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Walikota Tasikmalaya, kehadiran perwakilan Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, serta koordinasi yang solid dengan unsur Forkopimcam setempat,” ujar Dudung dalam keterangan resminya.
Dinamika Partisipasi dan Nilai Strategis
Secara kuantitatif, capaian kehadiran peserta menunjukkan tren yang sangat membanggakan. Dari target 300 pendaftar, tercatat sebanyak 272 atlet hadir memeriahkan acara. Lebih dari itu, event ini berhasil menjangkau skala nasional dengan kehadiran peserta yang tidak hanya berasal dari wilayah lokal, tetapi juga dari Jabodetabek, Solo, Surabaya, hingga berbagai kota besar di Jawa Barat.
Lebih dari sekadar kompetisi fisik, GTR hadir membawa misi diplomasi budaya dan sejarah. “Event ini memiliki nilai ganda. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah meletusnya Gunung Galunggung pada tahun 1982, kegiatan ini juga menjadi media promosi strategis untuk menempatkan kawasan ini sebagai destinasi unggulan,” papar Dudung.
Di bawah arahan Direktur Utama PT Palawi, Teddy Sumarto, kegiatan ini diposisikan sebagai ajang prestisius yang berkontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi kreatif dan perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Visi Keberlanjutan dan Transformasi Digital
Meninjau aspek keberlanjutan, manajemen telah memformulasikan visi jangka panjang agar GTR tidak bersifat insidental, melainkan dapat diinstitusionalisasikan menjadi agenda tahunan yang tetap mulai tahun 2027.
“GTR merupakan manifestasi dari semangat kolektif dan keindahan alam Tasikmalaya yang dinaungi oleh megahnya Gunung Galunggung. Melalui platform ini, kami berupaya mengangkat citra daerah di kancah nasional maupun internasional,” tegasnya.
Inovasi juga ditunjukkan melalui integrasi transformasi digital dalam pelayanan pariwisata melalui program Econique Trip. Platform digital ini dirancang untuk memberikan efisiensi layanan, mulai dari informasi geografis, transparansi tarif, hingga sistem transaksi elektronik guna meminimalisir antrean dan asimetri informasi.
“Kami berkomitmen pada prinsip pelayanan prima. Pariwisata yang berkelanjutan tidak hanya mengandalkan daya tarik alam semata, tetapi juga kenyamanan dan kemudahan akses. Aplikasi ini juga menjadi ruang umpan balik untuk evaluasi berkelanjutan,” jelasnya.
Selain itu, GTR juga difungsikan sebagai wahana inkubasi bakat olahraga. Data menunjukkan atlet lokal memiliki kapabilitas yang kompetitif, sehingga event ini diharapkan menjadi katalisator bagi regenerasi atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama bangsa.
Promosi Produk Lokal dan Dukungan Penuh
Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, , Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA. memanfaatkan momentum ini untuk turut mempromosikan produk andalan UMKM binaan PT Palawi, yaitu Madu Khas Perhutani.
Produk ini dinilai memiliki khasiat yang sangat baik, khususnya bagi para atlet untuk menjaga kesehatan dan menambah stamina, sehingga semangat bertanding semakin meningkat. Hal ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung potensi daerah secara menyeluruh.
Penyelenggaraan ini menegaskan dedikasi PT Palawi bersama pemerintah daerah untuk terus menghadirkan inovasi, menjaga konektivitas informasi, dan memaksimalkan potensi daerah melalui pendekatan yang profesional dan berkelanjutan.
Reporter: Wahid MA **

