Sabtu, Mei 23, 2026
BerandaBandung RayaFarhan Harus Berani Benahi Kota Bandung Dan Membersihkan Orang Orang Birokrasi Agar...

Farhan Harus Berani Benahi Kota Bandung Dan Membersihkan Orang Orang Birokrasi Agar Tidak Terjerat Korupsi

Bandung, Berita SRIndonesia – Walikota Bandung terpilih, Muhammad Farhan, harus berani membenahi Kota Bandung, dan membersihkan orang orang birokrasi agar tidak terjerat korupsi. Demikian menurut Bonti Wiradinata, Akademisi dari Universitas Pajajaran (UNPAD) Bandung, di Bandung Jumat, (14/2/2025).

Menurutnya, Farhan dinilai memiliki bekal cukup banyak dengan segudang pengalaman yang dimiliki untuk menata birokrasi di Kota Bandung. Salah satunya kasus Bandung Smart City yang saat ini telah masuk persidangan di KPK, harus menjadi tanda peringatan bagi Farhan terutama dalam memilih orang untuk mengisi jabatan.

Farhan harus lebih teliti dalam menentukan posisi disalah satu jabatan kedinasan. Terlebih saat ini, terdapat beberapa dinas yang diisi oleh pelaksana tugas, salah satunya di Dinas Perhubungan Kota Bandung. “ujarnya.

Model yang ideal menurut Farhan, itu yang menggunakan merit sistem. Syarat administratif seperti pendidikan dan rekam jejak yang baik itu tidak akan berguna sama sekali ketika nilai dan etika tidak dipergunakan dengan baik. ” ungkapnya.

Merit sistem selama ini telah dipergunakan oleh Pemkot Bandung dalam melakukan seleksi untuk berbagai posisi, namun sistem tersebut masih harus dibenahi, karena saat ini masih terdapat beberapa pejabat yang masih duduk di salah satu dinas lebih dari lima tahun bahkan sampai sepuluh tahun.

Bonti menambahkan, alangkah bagusnya Pemkot Bandung membentuk tim asesment, atau panitia seleksi yanh didalamnya terdiri dari berbagai unsur, tapi tim pansel hanya merekomendasikan dari sepuluh kandidat hanya menjadi tiga kandidat saja, eksekusinya tergantung walikota terpilih, “ungkapnya.

Bonti menegaskan, Farhan harus berani melakukan berbagai perubahan di dalam birokrasi Pemkot Bandung, terutama terhadap para oknum pejabat yang diduga terseret dengan kasus Bandung Smart City, agar Farhan tidak terjerumus dalam irama permainan para oknum pejabat di Pemkot Bandung.

Sementara itu Rizky Ilhami., akademisi dari Unipersitas Pasundan, mengatakan Farhan harus segera membentuk tim panitia seleksi dan menggunakan merit sistem untuk menjaring orang orang yang akan mengisi jabatan di Pemkot Bandung. Pasalnya, dengan menggunakan tim panitia seleksi Farhan akan lebih mudah dan leluasa untuk mencari pejabat terbaik melalui merit sistem terutama posisi jabatan yang dinilai krusial seperti Sekretaris Daerah yang hingga saat ini masih diisi pelaksana tugas (plt).

Banyak seniman dan Budayawan yang harus dirangkul, itu fungsinya merit sistem untuk kemajuan Kota Bandung. “Karena kalau tidak begitu disamaratakan seperti pemerintahan sebelumnya, sayang kita punya potensi. ” katanya.

Farhan juga harus berani memperhatikan generasi dalam tata kelola pemerintahan, karena hingga saat ini setidaknya masih terdapat 238 posisi jabatan kosong baik ditingkat kewilayahan maupun di beberapa Dinas.

” Jadi jangan terlalu lama menduduki jabatan strategis, kita butuh kader kader penerus untuk lebih melihat langkah langkah strategis apa yang harus dikerjakan. Atau generasi generasi yang ingin membantu Kota Bandung dengan strategi, ide, gagasan, dan inovasinya. Itu kan perlu regenerasi,. “tandasnya. * Red/Satria.

Editor : effendi SP

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

  1. Tindak tegas oknum pejabat KORUP, yang menyalahgunakan pangkat dan jabatanya,..! di Diskar ada oknum pejabat dari tahun 2012 sampai sekarang masih menduduki jabatan, tanpa ada tindakan, menggunakan kendaraan seolah kendaraan pribadi ..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments