Berita SRIndonesia.com -Jakarta, 9 Oktober 2025 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan bank-bank milik negara (Bank BUMN) untuk tidak menyalahgunakan dana segar sebesar Rp 200 triliun yang dikucurkan pemerintah. Ia menekankan bahwa dana tersebut ditujukan untuk mendukung pertumbuhan kredit dan aktivitas ekonomi riil, bukan untuk spekulasi valuta asing.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Investor Daily Summit 2025 yang digelar di Jakarta Convention Center, Kamis (9/10).
“Dana ini harus berputar di sektor produktif. Jangan dipakai untuk beli dolar. Kalau ketahuan, saya sikat!” tegas Purbaya di hadapan para pelaku industri keuangan.
Ia mencontohkan Bank Mandiri, yang sebelumnya memiliki pertumbuhan kredit sebesar 8%, meningkat menjadi 11% setelah menerima injeksi dana. Purbaya juga memberikan lampu hijau untuk penyaluran dana ke sektor properti dan otomotif, selama masih dalam konteks memperkuat perekonomian dalam negeri.
Sam Permana

