Garut, BeritaSRIndonesia.com-
Pemerintah Desa (Pemdes) Margacinta , Kecamatan Lewigoong Kabupaten Garut sudah merealisasikan 20 persen Dana Desa tahap pertama tahun 2025



pengembangan sektor peternakan. Dana tersebut Dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang Fokus di sektor Peternakan Bidang Usaha Ayam Petelur .
Sekretaris Desa Margacinta Dimyati , mengatakan pengembangan sektor peternakan merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dirancang untuk meningkatkan kemandirian desa serta pendapatan masyarakat.
“Kami melihat potensi besar di sektor peternakan. program ketahanan pangan yang notabene bertujuan meningkatkan swasembada pangan yang dikeloa BUMDes. Harapannya, ekonomi warga bisa tumbuh dan desa menjadi lebih mandiri,” ujar Dimyati saat di temui di kantor BUMdes Cintawarga, Minggu (10/08/2025).
Di lokasi yang sama Ketua BUMdes Ai Siti Sohibah menambahkan, pemerintahan desa Margacinta sudah memberikan penyertaan modal untuk BUMdes Cintawarga Sebesar Rp 256.000.000 ., Yang Bersumber dari Dana Desa ( DD ) tahap pertama yang di realisasikan untuk kegiatan di sektor peternakan untuk bidang usaha ayam petelur yang kami kelola, “sekitar 480 ekor ayam yang sudah berjalan sekitar dua bulan dari 480 ekor menghasilkan 28 kg telur /hari Dengan harga jual per Kg Rp 26.000., “ujarnya.
Ketua BUMdes menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan permintaan pesanan dari luar BUMdes Cintawarga akan menambah lagi ayam sebanyak 240 ekor jadi jumlah di bulan ini menjadi 720 ekor. “Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah keterlibatan aktif warga dalam pengelolaan peternakan, masyarakat tidak hanya dilibatkan sebagai tenaga kerja, tetapi juga diberikan peran sebagai pengelola agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung. ” tambahnya.
Kepala Desa Margacinta Acep Gandi sekaligus sebagai Komisaris Bumdes saat di wawancara BeritaSRIndonesia.com di Rumahnya mengungkapkan,
“sebagai upaya mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang bergerak di sektor peternakan bidang ayam petelur maka PEMdes Margacinta juga akan menyiapkan pelatihan teknis dan pendampingan bagi para warga yang terlibat. “Dengan pengelolaan yang transparan dan partisipatif, program ini diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pemanfaatan Dana Desa yang produktif dan berkelanjutan. “paparnya.
Asep Gandi menambahkan, dengan dukungan masyarakat dan pengelolaan yang akuntabel, kami optimistis program ini akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga masyarakat, ” pungkasnya. * Heri Arasid.

