Rabu, Juli 1, 2026
BerandaNasionalLedakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara

Jakarta, Bertasuararakyatindobesia.com – 7 November 2025 – Sebuah ledakan terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat siang saat kegiatan salat Jumat tengah berlangsung. Insiden ini menimbulkan kepanikan di antara siswa dan warga sekitar, serta mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.

Ledakan tersebut diduga berasal dari bom rakitan yang dibawa oleh seorang siswa berusia 17 tahun, yang juga merupakan pelajar di sekolah tersebut. Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, ledakan terjadi di area masjid sekolah yang digunakan untuk kegiatan ibadah rutin para siswa dan guru.

Kepala Kepolisian Resor Jakarta Utara, Kombes Pol Dwi Hartanto, menjelaskan bahwa timnya bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana langsung diterjunkan ke lokasi beberapa menit setelah ledakan terdengar. Area sekolah segera disterilkan untuk mencegah kemungkinan adanya bahan peledak lain yang belum meledak.

Data sementara menyebutkan bahwa sekitar 54 orang mengalami luka-luka, sebagian besar merupakan siswa yang sedang mengikuti salat Jumat. Mereka segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga motif pelaku berkaitan dengan aksi balas dendam akibat perundungan (bullying) yang dialaminya di lingkungan sekolah. “Kami menemukan beberapa catatan pribadi dan pesan digital yang mengarah pada kemungkinan pelaku merasa tertekan oleh perlakuan teman-temannya,” ujar Kombes Dwi.

Pihak sekolah menyatakan keterkejutannya atas peristiwa ini. Kepala Sekolah SMAN 72, Siti Rahmawati, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menyangka ada siswa yang menyimpan dendam hingga melakukan tindakan ekstrem. Ia menambahkan bahwa sekolah akan bekerja sama penuh dengan kepolisian untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian ini.

Sementara itu, tim gabungan dari Polri dan TNI AL masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan jenis bahan peledak yang digunakan serta sumber bahan pembuat bom tersebut. Petugas juga memeriksa rekaman CCTV dan mewawancarai sejumlah saksi, termasuk teman dekat pelaku.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh pihak harus memperkuat sistem pengawasan dan dukungan psikologis di sekolah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang**

Sam Permana

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments