Rabu, Juli 1, 2026
BerandaBandung RayaEyang Memet Dorong Pelestarian Alam Berbasis Ekosistem di Kawasan Teh Pangalengan

Eyang Memet Dorong Pelestarian Alam Berbasis Ekosistem di Kawasan Teh Pangalengan

Beritasuararakyatindonesia com – Pangalengan, Kabupaten Bandung – Upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan kebun teh Pangalengan kembali disoroti oleh Ketua Yayasan Pranata Giri Raharja, Eyang Memet. Dalam kegiatan penanaman pohon dan pemulihan lingkungan, ia menekankan pentingnya pendekatan ekosistem sebagai fondasi keberlanjutan alam dan pertanian di wilayah tersebut. (17 Desember 2025)

Menurut Eyang Memet, kawasan kebun teh tidak dapat dipisahkan dari keberadaan vegetasi penyangga di sekitarnya. Hutan dan tanaman pendukung berperan besar dalam menjaga keseimbangan alam, termasuk menekan potensi serangan hama yang dapat mengganggu hasil perkebunan.

“Kebun teh harus dikelilingi oleh ekosistem yang sehat. Jika alamnya seimbang, maka hama bisa dikendalikan secara alami tanpa merusak lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya pengembangan kawasan penyangga berupa jalur vegetasi hijau yang berfungsi melindungi tanah dan aliran air. Keberadaan jalur ini dinilai mampu mengurangi dampak limpasan air hujan yang berpotensi menyebabkan erosi, banjir, hingga longsor, terutama di daerah dengan kontur perbukitan seperti Pangalengan.

Selain aspek tersebut, Eyang Memet mengingatkan pentingnya ketepatan dalam memilih jenis tanaman, khususnya di sekitar sumber mata air dan bantaran sungai. Tanaman yang sesuai dengan karakter alam setempat diyakini dapat menjaga debit air sekaligus mempertahankan kualitas lingkungan.

“Penanaman harus berbasis pengetahuan ekologi. Tidak semua tanaman cocok untuk area mata air, karena salah pilih justru bisa merusak keseimbangan alam,” jelasnya. Ia pun mendorong pemanfaatan tanaman lokal khas Sunda sebagai bagian dari konservasi lingkungan yang selaras dengan nilai budaya.

Kegiatan penghijauan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat ketahanan lingkungan hidup. Program tersebut diharapkan mampu memulihkan kondisi alam yang terdampak oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas lokal, dan lembaga terkait, upaya pelestarian lingkungan di Pangalengan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan. Peran aktif masyarakat menjadi elemen penting dalam menjaga keseimbangan alam demi keberlangsungan generasi mendatang.**

(Sam Permana)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments