Beritasuararakyatindonesia.com – Hotel sutanraja, Kabupaten Bandung – Upaya peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bandung terus diperkuat melalui sinergi lintas pemangku kepentingan. Forum Jasa Konstruksi Kabupaten Bandung bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjalin kerja sama untuk mendorong penyelenggaraan jasa konstruksi yang tertib, profesional, dan sesuai regulasi, yang betempat dihotel Sutanraja. (4/2/2026)
Kolaborasi ini diarahkan pada penguatan tata kelola jasa konstruksi, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, penyamaan persepsi terhadap aturan perundang-undangan, hingga penerapan standar teknis yang berorientasi pada mutu dan keselamatan konstruksi.
Ketua Forum Jasa Konstruksi Kabupaten Bandung menekankan bahwa tertib penyelenggaraan jasa konstruksi bukan sekadar kepatuhan administratif, tetapi merupakan kunci dalam menghasilkan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. “Kualitas infrastruktur sangat ditentukan oleh proses yang benar sejak tahap perencanaan hingga pengawasan,” ujarnya.
Kadis PUTR kabupaten bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, melalui forum komunikasi jasa konstruksi yang digelar hari ini, pemkab Bandung menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi antar pemangku kepentingan untuk mencetak tenaga kerja unggul yang siap bersaing di pasar global. Kabupaten Bandung menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai peran forum jasa konstruksi sangat strategis dalam mendukung program pembangunan daerah. Melalui pembinaan dan pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh pelaku jasa konstruksi dapat menjalankan perannya secara profesional dan bertanggung jawab.
Kepala PUTR Zeis juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang memenuhi standar mutu akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan konektivitas wilayah, efisiensi pelayanan publik, maupun pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan terbangunnya sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Jasa Konstruksi, Kabupaten Bandung optimistis sektor konstruksi dapat menjadi pilar utama pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.**
Sam Permana

