Garut,SRIndonesia.source — Warga kampung bangsa Singa desa Sukanegara Kecamatan Cisompet Kab Garut meminta kepada pihak Aparatur penegak hukum di kab Garut untuk turun kelapangan langsung untuk memeriksa Anggaran dana desa (DD) tahun 2022 /2023 yang sedang berjalan saat ini.
Di pandang sangat penting menurut salah satu tokoh warga masyarakat bangsa singa desa Sukanegara saat berbincang bincang dengan media suara rakyat Indonesia,diduga adanya ketidak beresan atau kebocoran kebocoran anggaran sehingga menimbulkan suatu kegiatan pekerjaan tidak tuntas dan tidak jelas.

Ada beberapa bukti kegiatan pekerjaan yang sumber anggaranya dari dana desa (DD) di antaranya jenis kegiatan TPT yang berlokasi di kp Bangsa singa yang nilai anggaranya mencapai Rp 120 juta dengan ukuran panjang 155 M sampai saat ini kegiatan pekerjaannya molor yang sangat kecewa warga masyarakat bangsa singa soal ukuran volume yang seharusnya 155 miter kini menjadi 75 miter dan tidak di pasang papan inpormasi jenis kegiatan pekerjaan,jelas tidak memperhatikan UU keterbukaan informasi publik (UU KIP) no 14 tahun 2008.
Warga masyarakat bangsa singa menuntut kepada pemerintah desa agar pekerjaan TPT tersebut cepat di selesaikan.
Setelah komunikasi dengan pemerintah desa Sukanegara masalah molornya pekerjaan TPT kepala desa Sukanegara yang berinisial ( A ) Beralasan molornya pembangunan TPT belum ada dana Talang Ungkap kepala desa
Dengan alasan kepala desa seperti itu artinya anggaran tersebut di duga terpakai.
Lebih Lanjut Tokoh Masyarakat Bangsa singa yang tidak mau di sebutkan namanya yang berinisial ( M ) menyampaikan pekerjaan yang tidak tuntas saat ini yang anggaranya bersumber dari Dana Desa (DD)di antaranya Sumur Bor yang Lokasi Kegiatan nya Di RW 2 Kp pamukiman dengan Anggaran Rp 50 juta tidak Tuntas sampai saat ini Pekerjaannya
Selanjutnya Pembangunan Posyandu di kp Bantar Pendet RW 1 dengan nilai Anggaran Rp 50 juta Tidak tuntas juga sampai saat ini.
Tokoh mayarakat bangsa singa yang berinisial ( M ) berharap untuk pihak aparat penegak hukum
Supaya turun langsung kelapangan memeriksa kaitannya dengan angggaran dana desa (DD) yang di duga di jadikan ajang Bancakan ungkap tokoh masyarakat.
Media suara rakyat Indonesia mencoba beberapa kali menghubungi kepala desa Sukanegara yg berinisial ( A )
Di coba di telpon seluler berdering tapi tidak berani angkat di Whatsaf Tidak Aktif Tujuan daripada Pihak Media
Guna untuk minta klarifikasi Atas adanya pengaduan dari Tokoh dan warga Masyarakat. ( Heri Arasid )

