Senin, Juni 15, 2026
BerandaDaerahAksi Damai Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Cibeber

Aksi Damai Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Cibeber

Beritasuararakyatindonesia com – Cianjur  – ratusan anggota Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Cibeber menggelar aksi damai dan audensi .kesepakatan kesiapan menub di dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi ( SPPG). Peuteuycondong 1 yang berlokasi di Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Senin (15/06/2026). Aksi ini merupakan bentuk penyaluran aspirasi masyarakat setempat terkait ketidaksesuaian menu makanan yang disediakan untuk peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari berbagai sektor. Hadir dalam pengawalan itu antara lain Kapolsek Cibeber, Kapolsek Cilaku, Kapolsek Cugenang, Kapolsek Campaka, Kapolsek Warungkondang, Danramil Cibeber, Camat Cibeber Ardian Athoillah, S.E., M.M., serta Koordinator Kecamatan (Korcam), SPPG Kecamatan Cibeber. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan aparat dalam memediasi aspirasi warga.

Setelah menyampaikan tuntutan secara damai, massa dan perwakilan Pemuda Pancasila langsung melakukan audiensi tertutup dengan pihak pengelola SPPG Peuteuycondong 1. Pertemuan yang berlangsung alot namun konstruktif itu akhirnya melahirkan sejumlah kesepakatan penting.

Pihak SPPG Peuteuycondong 1 menyatakan komitmennya untuk segera memperbaiki kualitas dan kesesuaian menu makanan ke depan. Sementara itu, massa aksi dan Pemuda Pancasila menyatakan akan terus mengawal jalannya perbaikan tersebut secara berkala.

“Satu hal yang perlu kami tegaskan, jika suatu saat nanti menu yang disajikan kembali tidak baik atau tidak sesuai standar, kami akan menggeruduk secara lebih besar daripada aksi kali ini,” tegas salah satu koordinator lapangan Pemuda Pancasila PAC Cibeber.

Sebagai tindak lanjut, Satuan Tugas (Satgas) dan Korcam SPPG Kecamatan Cibeber akan terus melakukan pengawasan serta memberikan peringatan dini kepada SPPG Peuteuycondong agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

Camat Cibeber, Ardian Athoillah, S.E., M.M., yang turut hadir langsung dalam aksi dan audiensi tersebut memberikan apresiasi terhadap cara penyampaian aspirasi yang dilakukan Pemuda Pancasila.

“Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan merasa ini merupakan wujud tanggung jawab terhadap masyarakat. Artinya, ketika ada kejadian yang tidak sesuai prosedur atau tidak kita harapkan, mereka hadir,” ujar Ardian.

Camat juga menegaskan bahwa tuntutan perbaikan dari pemuda dan masyarakat telah didengar. Pihak SPPG telah berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. “Kami menjamin, jika hal ini berulang lagi, maka dimungkinkan untuk mengusulkan penutupan sesuai mekanisme yang berlaku,” ancamnya serius.

Sementara itu, Mitra SPPG Peuteuycondong 1, H. Irwan, memberikan respons konstruktif terkait tuntutan massa. Ia mengakui bahwa dalam audiensi tersebut, sebagian pendemo sempat menyuarakan agar SPPG ditutup.

“Memang ada yang minta ditutup, tetapi perlu dipahami bahwa masalah penutupan SPPG itu merupakan wewenang Badan Gizi Nasional (BGN). Masih banyak prosedur yang harus ditempuh untuk menentukan apakah suatu SPPG ditutup atau tetap berlanjut,” jelas H. Irwan.

Ia memastikan bahwa operasional SPPG Peuteuycondong 1 akan terus berjalan sebelum ada instruksi resmi penutupan dari BGN. “Yang terpenting, kami selalu berusaha dan berkomitmen untuk terus memperbaiki menu ke depannya,”

Azizah

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments