Oleh wahid MA
Kabiro Priangan timur
Berita suara Indonesia. Com
Kabupaten Tasikmalaya — 20 Agustus 2026 Peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan senantiasa memerlukan pembaruan teknis yang teruji, praktis, serta mampu menyesuaikan dengan kondisi riil lahan dan kemampuan petani. Hal ini nyata diwujudkan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sukaratu melalui kegiatan uji coba terkontrol penerapan Metode PM A.AS yang didukung penggunaan alat Drum Seeder hasil penyempurnaan teknis, dilaksanakan bersama Kelompok Tani Pelita Desa Sukamahi.

Terobosan terarah ini merupakan buah pemikiran sistematis, pengamatan berulang serta kajian kebutuhan di lapangan yang digagas Koordinator BPP Kecamatan Sukaratu Wahyu, didampingi secara konsisten oleh rekan sejawatnya Asep dan seluruh staf penyuluh. Wahyu dikenal sebagai pemimpin teknis yang cermat dan berinovasi; senantiasa berupaya menjembatani prinsip ilmu pertanian terapan dengan kemudahan pelaksanaan, agar petani terbebas dari beban kerja berlebih tanpa mengurangi mutu penanaman yang diharapkan mendukung pertumbuhan tanaman optimal.
Selama ini penanaman secara manual atau tandur menuntut konsumsi tenaga kerja besar, durasi pelaksanaan lama serta risiko ketidakteraturan jarak tanam yang dapat mempengaruhi penyerapan cahaya matahari dan sirkulasi udara antar tanaman. Melalui penyempurnaan konstruksi dan cara kerja Drum Seeder, uji coba membuktikan proses penaburan sekaligus penanaman bibit berjalan seragam, teratur, waktu pelaksanaan lebih efisien dan menurunkan beban fisik petani secara signifikan.
Lebih bernilai dari keberhasilan teknis alat tersebut adalah konsistensi pelayanan dan keteladanan kinerja Wahyu dan Asep. Keduanya tidak hanya turut hadir saat kegiatan uji coba berlangsung, melainkan secara rutin dan berkelanjutan melakukan kunjungan teknis ke kelompok tani di seluruh wilayah binaan. Di tengah tantangan musim, serangan hama maupun kendala pemasaran hasil panen, keduanya hadir membawa arahan teknis terukur, analisis penyelesaian masalah serta dorongan semangat yang membangun kepercayaan petani.
Konsistensi hadir mendampingi, mengarahkan dengan sabar dan tidak membeda-bedakan wilayah binaan akhirnya melahirkan penghargaan tulus yang disampaikan para petani. Mereka mengapresiasi kinerja Wahyu dan Asep yang benar-benar merasakan kebutuhan petani, melahirkan solusi terjangkau dan mudah diterapkan, bukan sekadar menyampaikan arahan teoretis dari ruang kantor. “Kesabaran membimbing, ketekunan berulang kali datang memantau hingga kami paham dan berhasil mencoba cara baru ini, merupakan pelayanan yang sangat berarti dan patut kami hargai,” ungkap perwakilan petani dengan penuh kekaguman.
Apabila hasil pemantauan hingga masa panen kelak menunjukkan peningkatan yang konsisten, tim BPP Sukaratu merencanakan penyebarluasan serta pelatihan teknis penerapan Drum Seeder Metode PM A.AS secara bertahap ke kelompok tani lainnya, sebagai upaya sistematis mendorong kemajuan dan kesejahteraan petani secara merata di wilayah Kecamatan Sukaratu.
📰 VERSI DUA
Kinerja Profesional dan Pendampingan Berkelanjutan: BPP Sukaratu Hadirkan Solusi Teknis Bertani Melalui Penyempurnaan Drum Seeder
Lintas Pasundan News / Suara Rakyat Indonesia — Upaya menjembatani kemajuan teknologi pertanian dengan kebutuhan nyata petani terus dilaksanakan secara terencana dan terukur oleh jajaran Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sukaratu. Terkini, tim BPP yang dipimpin Koordinator Wahyu bersama Asep melaksanakan uji coba operasional penggunaan Drum Seeder yang telah diperbaiki spesifikasi kerjanya, guna mendukung pelaksanaan Metode PM A.AS bersama Kelompok Tani Pelita Desa Sukamahi, Kabupaten Tasikmalaya.
Inovasi yang dilahirkan bukanlah hasil pemikiran sesaat, melainkan didasari pengamatan mendalam terhadap kelemahan sistem penanaman manual yang selama ini mendominasi: menuntut ketahanan fisik tinggi, memerlukan waktu lama, sulit menjaga keseragaman jarak tanam yang berdampak langsung pada potensi hasil panen. Wahyu dan Asep bersama tim berupaya menyempurnakan alat sederhana namun prinsip kerjanya ilmiah, sehingga Drum Seeder mampu menempatkan bibit padi dengan jarak terukur, kedalaman seragam, mempercepat masa penanaman sekaligus menciptakan kondisi tumbuh yang lebih ideal bagi tanaman padi.
Sisi paling menonjol dan menjadi teladan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan pelayanan yang humanis dan berkelanjutan. Wahyu dan Asep dikenal luas oleh masyarakat tani tidak hanya sebagai petugas, melainkan mitra yang senantiasa meluangkan waktu turun ke hamparan persawahan, menyambangi kelompok tani satu demi satu, mendengarkan kendala secara terbuka lalu bersama-sama merumuskan langkah penyelesaian yang masuk akal dan dapat dilaksanakan.
Ketekunan berkeliling wilayah kecamatan, bersabar membimbing hingga petani menguasai cara kerja alat baru, serta senantiasa menghadirkan pembaruan gagasan teknis yang bermanfaat, mendapatkan apresiasi mendalam dari para anggota kelompok tani. Para petani menyampaikan rasa syukur yang tulus, karena jarang sekali menemukan pembimbing yang benar-benar gigih, tidak kenal lelah mendampingi, dan berupaya sungguh-sungguh meringankan beban pekerjaan sekaligus membuka peluang peningkatan hasil panen yang lebih baik.
Seluruh jajaran pegawai BPP turut mendukung penuh pelaksanaan kegiatan, menjelaskan prinsip kerja dan keunggulan teknis alat secara terperinci hingga dipahami sepenuhnya. Harapan besarnya, setelah dinilai efektif dan bermanfaat secara ekonomi maupun tenaga kerja, inovasi teruji ini menjadi program unggulan yang dikembangkan secara luas, mewujudkan pertanian yang maju, efisien, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat tani di wilayah Kecamatan Sukaratu.

