Minggu, Mei 31, 2026
BerandaNasionalGubernur Jawa Barat, " Kegiatan Sekolah Yang Membebani Orang Tua Sebaiknya Dihindari

Gubernur Jawa Barat, ” Kegiatan Sekolah Yang Membebani Orang Tua Sebaiknya Dihindari

Bandung, Berita SRIndonesia – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru baru ini mengeluarkan kebijakan melarang kegiatan study your yang diselenggarakan sekolah diwilayahnya. Dedi menekankan kegiatan yang membebani orang tua secara pinansial sebaiknya dihindari. Langkah Gubernur Jabar ini diambil untuk meringankan beban finansial orang tua.

Kebijakan Gubernur Jabar ini mendapat respon positif dari sejumlah orang tua siswa yang merasa terbantu dengan pengurangan beban biaya pendidikan seperti study tour, outing class yang hanya kedok, kegiatan tersebut nyatanya membebani orang tua, karena untuk mengikuti kegiatan tersebut orang tua harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, dan ironisnya tidak bisa menolak, karena bila nenolak seabreg tugas akan dibebankan kepada siswa. Ungkap Neneng orang tua siswa yang anaknya bersekolah diwilayah Kabupaten Bandung.

Kebijakan Gubernur Jawa Barat mendapat dukungan pula dari berbagai pihak selain dari orang tua juga dari Komisi X DPR RI yang menyatakan sepakat kegiatan sekolah yang tidak ada kaitanya dengan layanan dasar pendidikan agar dikurangi, apalagi kalau study tour bertujuan hanya intuk rekreasi.

Untuk kegiatan study tour sendiri Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membuat surat edaran no.64/PK.01/Kesra tentang study tour pada satuan pendidikan. Surat Edaran ini ditujukan kepada Bupati dan Walikota di Provinsi Jawa Barat dan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Isi Surat Edaran tersebut diantaranya kegiatan study tour satuan pendidikan diimbau untuk dilaksanakan didalam kota dilingkungan Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ke pusat kebudayaan dan destinasi wisata edukatif lokal yang ditujukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Provinsi Jawa Barat.

Ada pengecualian bagi satuan pendidikan yang sudah terikat kontrak kerjasama dengan pihak ketiga diluar daerah yang mendesak dan tidak bisa dibatalkan, disamping itu ditekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan para siswa dalam mengikuti study tour, memperhatikan asas kemanfaatan bagi seluruh peserta didik, guru, dan tenaga pendidik dengan memperhatikan kesiapan awak kendaraan, keamanan jalur yang akan dilewati, dan mendapat rekomendasi dari dinas terkait.

Selain itu ketentuan yang harus dipenuhi pihak sekolah sebelum melaksanakan kegiatan, wajib berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Gubernur Jawa Barat kini dengan tegas mengeluarkan kebijakan melarang seluruh sekolah di Jawa Barat untuk menggelar study tour ke luar daerah. Kebijakan ini dilakukan karena banyaknya keluhan dari orang tua siswa dan juga menertibkan oknum oknum sekolah yang diduga selama ini menikmati cuan dengan memberangkatkan siswa study tour keluar daerah.

Kebijakan Gubernur Jawa Barat ini tidak main main Dua Kepala Sekolah (SMAN O6 DEPOK dan SMAN 1 Cianjur) yang tidak indahkan kebijakan Gubernur dan nekad memberangkatkan siswanya study tour keluar daerahpun akhirnya dicopot, dan menurut Dedi, tidak akan berhenti pada kasus di Depok dan di Cianjur saja, aturan bukan hanya sekedar formalitas. * Red/eff.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

  1. Sangat setuju, study tour outing class ke luar daerah oleh sekolah hanya memberatkan orang tua, siswa mau tidak mau dipaksa ikut, karena bila tidak siap siap untuk menyelesaikan tugas tugas sekolah yang harus difoto copy’ terima kasih pa KDM …

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments