Rabu, Oktober 14, 2026
BerandaBandung RayaCimahi Dilanda Gempa Bumi 5,6 Magnitudo

Cimahi Dilanda Gempa Bumi 5,6 Magnitudo

Cimahi, Berita SRIndonesia,com-Tepat pukul 9.30 pagi, ketika matahari perlahan naik ke permukaan bumi, tiba-tiba suasana yang tadinya tenang berubah menjadi mencekam.
Jeritan minta tolong dan isak tangis terdengar menyayat hati. Suara-suara yang memilukan memenuhi keseluruh ruangan gedung Technopark Kota Cimahi.
Tak ada kata lain lagi, selain lari!

Mereka pun berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Saling berdesak=desakkan. Tak urung pula yang terjatuh lalu tersungkur.
Kepanikan serta hiruk pikuk kian bertambah, saat para ASN Pemkot Cimahi, karyawan plus warga sekitar, berlarian menuju titik kumpul ke area gedung sebelah timur.

Asap mulai mengepul dari atas gedung Technopark dan membubung tinggi memenuhi langit Cimahi. Sesekali terdengar ledakan-ledakan kecil.Gempa bumi berkekuatan 5,6 Magnitudo dengan kedalaman 10 km itu, mampu melumpuhkan infrastruktur perkotaan.
Selang beberapa menit kemudian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, segera menuju ke titik pusat gempa.

Disusul dengan raungan sirene ambulance dan 15 unit kendaraan layanan siaga dari setiap kelurahan, memenuhi halaman gedung.
Tak urung pula, TNI, Polri, PMI, relawan, masyarakat serta para wartawan, berbaur jadi satu.
Berdasarkan laporan dari tim evakuasi BPBD Kota Cimahi, korban yang meninggal dunia sebanyak 5 orang. Luka berat 6 orang. Luka ringan 5 orang.

Semua korban yang mengalami luka-luka, mendapat penanganan oleh tim medis secara intensif di tenda posko

Ilustrasi di atas merupakan simulasi dari Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) BPBD Kota Cimahi yang digelar di halaman gedung Technopark, Kecamatan Cimahi Selatan.
Hadir sejumlah Forkopimda, unsur TNI, pejabat struktural, para Camat dan Lurah serta siswa-siswi sekolah se-Kota Cimahi.
Kesiapsiagaan bencana ini merupakan tindakan dan upaya yang dilakukan untuk mempersiapkan diri dan masyarakat menghadapi potensi bencana.

Mengingat, Indonesia adalah negara yang cukup rentan bencana. Seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir plus tanah longsor.
“Kesiapan adalah kata kunci untuk merespon terhadap bencana dengan cepat dan efektif. Yang pada akhirnya mampu mengurangi korban jiwa dan material,” papar Wali Kota Cimahi Ngatiyana, saat memberikan sambutannya dalam acara penutupan HKB tahun 2025 di Technopark.
Lebih jauh Ngatiyana menuturkan, setiap daerah memiliki potensi bencana. Langkah terbaiknya adalah melakukan identifikasi risiko dan penataan yang baik.
“Program penyuluhan bisa dilakukan melalui sekolah, komunitas dan media massa,” pungkasnya. (Denny)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments