Kab Tasik, SRIndonesia.Source, –mungkin ini akubat lemahnya pembinaan dan pengawasan terhadap mitra kerja dibawahnya, Camat Bojongasih Yayan merasa kesal terhadap sikap dan prilaku oknum Kades Mertajaya yang terbit di pemberitaan SRIndonesia. Yang berjudul ” Pengembangan Desa Wisata Goa Wadon Yang Memakan Biaya Ratusan Juta Rupiah Dinilai Kurang Efektip Dan Diduga Tidak Transparasi” Yayan Camat Bojongasih angkat Bicara. selasa 24/09/2024.
Terkait adanya dugaan Mar Up Anggaran Desa Wisata Goa Wadon kami coba konfirmasi kepada Camat Bojongasih Yayan, setelah dikonfirmasi oleh tim Media lalu dia mencoba menghubungi oknum Kades tersebut untuk di mediasi dan dikonfirmasi lewat sambungan telpon Watshap miliknya, namun apa yang di bicarakan mereka tidak tau. tiba tiba telpon miliknya dikasihkan ke media suruh bicara langsung dengan tim media yang sedang berada dikantornya.
didalam percakapan tersebut oknum Kades Mertajaya ujungnya minta nomor rekening dan menawari uang sebesar lima ratus ribu rupiah. hal tersebut diduga oknum Kades inisial (A) mencoba untuk menyuap Wartawan/ media supaya tidak melanjutkan pemberitaan berikutnya atas adanya dugaan Mar Up. anggaran terhadap dirinya.
kami rasa sudah melakukan pengawasan dan pembinaan sesuai tupoksi Kecamatan, terkait ada hal yang sipatnya ada dugaan pelanggaran kami pun merasa kesal padahal kami rasa apa yang wajib disampaikan oleh pihak pemerintahan pusat sudah kami sampaikan, terkait adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Desa Mertajaya, itu tidak kaget karena kamipun sudah berkali kali memediasi terkait hal yang sama namun masih tetap juga ada temuan seperti itu,”ucap Yayan Camat Bojongasih saat dikonfirmasi diruang kerjanya selasa 24/09/2024.
masih kata dia” kalau betul itu ada pelanggaran yang didugakan terhadap dirinya yaitu oknum Kades Mertajaya Inisial (A) kami sudah merasa jengkel apalagi pelanggaran yang sama silahkan tindak lanjuti saja semoga bisa menimbulkan epek jera terhadapnya dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama,”pintanya. (TIM)

