Oleh: Wahid MA
Ka Biro Priangan Timur
beritasuararakyatindonesia.com
Tasikmalaya, 21 Juni 2026 – Sebagai wujud nyata pengembangan potensi olahraga daerah sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tasikmalaya secara resmi memberangkatkan kontingen atletnya menuju Kota Bandung guna mengikuti ajang kompetisi tingkat Popwilda ke IV yang meliputi wilayah se-Priangan Timur. Acara pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Tasikmalaya, H. Rd Eres Ruslil Aeres SH, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi Gerindra. Beliau didampingi oleh jajaran pengurus inti organisasi dalam suasana yang khidmat dan penuh harapan.
Dalam paparannya yang terstruktur, mendalam, dan bernas, H. Rd Eres Ruslil Aeres SH menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya beserta jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tasikmalaya. “Dukungan berupa sarana prasarana serta pengakuan resmi dari pemerintah daerah merupakan landasan kokoh bagi kelangsungan kegiatan ini. Keberpihakan pemerintah terhadap olahraga, khususnya pencak silat, mencerminkan pemahaman bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya ditinjau dari aspek ekonomi semata, melainkan juga dari pembinaan sumber daya manusia yang utuh, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen ini bukan sekadar mengikuti perlombaan rutin, melainkan merupakan perwujudan strategis visi dan misi daerah yang mengusung semangat “Religius/Islami, Maju, Adil dan Makmur”. “Pencak silat sebagai warisan budaya leluhur sekaligus cabang olahraga memiliki fungsi ganda yang saling melengkapi: membentuk kebugaran fisik sekaligus menempa kekuatan batin dan keteguhan prinsip. Oleh karenanya, keberhasilan atlet dalam ajang ini sekaligus menjadi indikator kemajuan berbagai aspek kehidupan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya dengan pandangan yang luas.
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, melalui kerja sama yang terjalin erat dan terencana antara IPSI dan Dispora Kabupaten Tasikmalaya, telah disiapkan sebanyak 15 orang atlet terpilih yang memenuhi standar kualifikasi dan telah menjalani pembinaan secara teratur. Selain itu, terdapat dua orang tenaga pendamping yang bertindak sebagai pelatih yang ikut serta secara swadaya, sehingga total rombongan yang diberangkatkan berjumlah 17 orang. Dalam penyelenggaraan kegiatan ini, ketertiban administrasi, transparansi, serta pengelolaan sumber daya dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab oleh Bendahara organisasi, Asep Beri, yang turut hadir memantau seluruh proses pemberangkatan tersebut. Jajaran pengurus lain yang mendampingi dalam kesempatan ini meliputi Sekretaris Pak Bowo serta Wakil Ketua Pak Haji Sofyan.
Kejuaraan tingkat Popwilda ke IV ini melibatkan kontingen dari tujuh wilayah, yaitu Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar. Ajang ini merupakan tahap penyeleksian awal yang memiliki nilai strategis tinggi, sebab pemenangnya akan melaju ke kompetisi tingkat Popda Jawa Barat. Dengan demikian, keikutsertaan ini menjadi pintu gerbang bagi peningkatan prestasi atlet secara berjenjang.
H. Rd Eres Ruslil Aeres SH menyampaikan harapan yang mendalam sekaligus menguraikan makna filosofis dari keikutsertaan ini. “Ini adalah peluang emas bagi para atlet untuk membuktikan kualitas latihan dan kesungguhan batin mereka. Bagi kepengurusan IPSI yang baru, kegiatan ini juga menjadi uji coba kemampuan manajemen, koordinasi, serta sinergi kerja antarpihak. Kami berpegang teguh pada prinsip kemajuan berkelanjutan: hari ini harus lebih bermutu dibanding hari kemarin, dan hari esok ditargetkan melampaui pencapaian hari ini, baik dari segi hasil pertandingan maupun tata kelola organisasi,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat dari Fraksi Gerindra yang juga memegang pimpinan organisasi olahraga, beliau menyampaikan pandangan yang menyatukan fungsi sosial dan olahraga: “Kami mengarahkan para atlet untuk tampil dengan semangat juang yang membara namun tetap berpegang teguh pada nilai sportivitas yang tinggi, disiplin yang konsisten, serta kekuatan mental yang berakar pada keimanan dan ketakwaan. Kemenangan yang diraih dengan cara yang terhormat akan memberikan citra yang jauh lebih berharga bagi Kabupaten Tasikmalaya dibandingkan hasil yang dicapai tanpa memegang prinsip keadilan dan kehormatan.”
Sebagai penutup pernyataannya, Ketua Umum IPSI Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan keyakinannya yang penuh harapan. “Semoga dukungan yang telah diberikan oleh pemerintah dan seluruh pihak akan berbuah hasil yang optimal. Semoga perjalanan ini membawa berkah, dan para atlet mampu melaju ke tahap yang lebih tinggi guna mengharumkan nama daerah sekaligus mengangkat martabat pencak silat sebagai olahraga yang bernyawa budaya dan berkarakter kebangsaan. Keberhasilan mereka adalah cerminan dari keberhasilan sistem pembinaan yang terpadu antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan diberangkatkannya kontingen ini, terbuka lembaran baru bagi kemajuan olahraga pencak silat di Kabupaten Tasikmalaya yang diharapkan dapat terus berkembang menuju standar prestasi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

