Minggu, Mei 31, 2026
BerandaDaerahSeorang Oknum Pemilik Pangkalan Gas LPG di Garut Menjual LPG 3...

Seorang Oknum Pemilik Pangkalan Gas LPG di Garut Menjual LPG 3 kg Diatas Harga Eceran Tertinggi

Garut, Berita SRIndonesia.com – Seorang oknum pemilik pangkalan gas LPG 3 kg di kampung Cangkuang Kelurahan Muara Sanding Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut diduga tidak mematuhi aturan dari Pemerintah karena menjual LPG 3 kg diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Informasi ini didapat dari warga masyarakat Kelurahan Muara Sanding Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Minggu (9/3/2025).

Harga LPG 3 kg yang dijual di pangkalan ini Rp. 20.000,- yang seharusnya sesuai harga yang ditetapkan Pemerintah seharga Rp. 16.000,- per tabung. Tentu saja dengan menjual melebihi HET itu dikeluhkan warga masyarakat, dan berharap mendapat perhatian dari Pemerintah, bila perlu memberhentikan pangkalan LPG tersebut. “ungkap salah seorang warga dan memohon agar tidak menyebutkan namanya.

Pemilik pangkalan LPG YS, diwakili suaminya berinitial WWN membenarkan bahwa pangkalanya sudah hampir 2 tahun menjual LPG 3 kg kepada masyarakat sebesar Rp. 20.000,- dengan alasan banyak tabung yang rusak namun tidak bisa ditukarkan ke Agen LPG PT. Asas Harapan Lestari. “ungkapnya.

Keterangan yang diungkapkan WWN ternyata bertolak belakang dengan keterangan yang disampaikan Direktur PT. Asas Harapan Lestari, Citra. ketika dikonfirmasi berita SRIndonesia via telepon, ia mengatakan, bahwa oknum pemilik pangkalan LPG milik YS yang telah menjual LPG 3 kg diatas HET itu sudah menyalahi aturan yang sudah ditetapkan Pemerintah, dan pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas bukan hanya sekedar mengeluarkan surat peringatan atau pemanggilan, ” bila terbukti oknum pangkalan LPG melanggar aturan yang sudah ditentukan Pemerintah, pihaknya akan memberi sanksi pemberhentian kepada oknum pemilik pangkalan. ” tegasnya.

Citra pun menjelaskan mengenai tabung LPG yang rusak bisa ditukarkan ke Agen, ” jadi tidak benar pengakuan WWN yang mengatakan bahwa banyak tabung yang rusak tapi tidak bisa ditukarkan. ” Tandasnya. * Heri Arasid.

Editor : effendi SP.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments