Kabupaten Bandung Beritasuararakyatindonesia.com – 23 Oktober 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan prima yang ramah, cepat, dan humanis kepada seluruh wajib pajak daerah.
Sebagai garda terdepan dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), Bapenda memahami pentingnya menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman dan bersahabat. Petugas pelayanan telah dibekali pelatihan komunikasi publik, etika layanan, serta pengetahuan teknis terkait pajak daerah agar mampu melayani masyarakat dengan empati dan profesionalisme.
> “Membayar pajak daerah adalah bagian dari kontribusi langsung masyarakat terhadap pembangunan. Tugas kami di Bapenda adalah memastikan proses tersebut berlangsung mudah, jelas, dan tentu saja, dengan pelayanan yang menyenangkan,” ujar Pipin, Kabid Pajak di Bapenda Kabupaten Bandung.
Sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan, Bapenda telah menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya:
Layanan Konsultasi Cepat di ruang pelayanan utama Antrean digital berbasis aplikasi Petugas pendamping bagi wajib pajak pemula Pojok informasi pajak daerah yang interaktif dan edukatif
Respons positif pun datang dari masyarakat. “Saya pikir urusan pajak daerah itu rumit, tapi ternyata petugas di sini sangat membantu dan menjelaskan dengan jelas dan sabar,” ujar Agus , warga yang baru saja mengurus pajak kendaraan bermotor.
Upaya ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang sejalan dengan semangat reformasi birokrasi serta visi daerah untuk menjadi lebih transparan, akuntabel, dan melayani.
Bapenda Kabupaten Bandung terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak, karena pajak daerah yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan fasilitas umum, layanan kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.
Selain pelayanan tatap muka, Bapenda juga mengembangkan platform digital yang memudahkan wajib pajak mengakses informasi dan melakukan pembayaran secara online. Hal ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang melek teknologi.
Pipin menambahkan, “Kami percaya dengan pendekatan yang humanis dan teknologi yang tepat, masyarakat tidak hanya merasa terbantu, tapi juga termotivasi untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui kewajiban pajaknya.”
Bapenda juga rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi pajak di berbagai komunitas dan sekolah sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini. Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pelajar yang merasa lebih paham pentingnya pajak bagi kemajuan daerah.
Kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah desa, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan, turut memperkuat jaringan informasi pajak sehingga pelayanan dapat dilakukan secara menyeluruh dan merata.
Ke depan, Bapenda Kabupaten Bandung berkomitmen terus melakukan inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar pelayanan semakin optimal dan dapat memenuhi harapan masyarakat.
Dengan pelayanan yang ramah dan humanis, diharapkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah meningkat signifikan sehingga pendapatan asli daerah pun semakin bertambah, mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bandung.
Sam Permana

