Beritasuararakyatindobesia.com – Cianjur
Kesigapan aparat kepolisian bersama tim Quick Response BPBD serta tim nakes Karangtengah kembali ditunjukkan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga orang remaja putri di Jalan Raya Bandung–Cianjur, tepatnya di depan perempatan Patung Pramuka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pada [waktu kejadian].Senin (29/12/2025).
Ketiga remaja tersebut diduga terjatuh dari sepeda motor akibat pengereman mendadak saat melintas di jalur padat kendaraan.

Mengetahui adanya insiden tersebut, personel Pos Pengamanan (Pospam) 9 Tugu Pramuka jajaran Polsek Karangtengah dengan sigap memberikan pertolongan pertama dan segera melakukan evakuasi terhadap para korban.
Petugas pospam 9 langsung berkoordinasi dengan tim medis dari Kecamatan Karangtengah untuk memastikan kondisi korban. Tidak berselang lama, tim kesehatan tiba di lokasi guna melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh terhadap ketiga remaja yang diketahui merupakan warga Jamali.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para korban hanya mengalami luka ringan dan syok akibat insiden tersebut. Tidak ditemukan adanya luka serius maupun luka dalam yang membahayakan nyawa.
Dokter Doni, selaku tim tenaga kesehatan Kecamatan Karangtengah, menjelaskan bahwa kondisi ketiga korban relatif stabil.
“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka dalam maupun luka luar yang serius. Korban hanya mengalami syok ringan akibat kecelakaan. Secara medis tidak ada hal yang mengkhawatirkan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi.
“Di jalan raya kita harus selalu waspada, memperhatikan kondisi sekitar, dan mematuhi aturan lalu lintas. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu korban bernama Nova mengungkapkan kronologi kejadian. Ia mengatakan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil di depan mereka tiba-tiba berbelok tanpa menggunakan lampu sein.
“Mobil di depan mendadak mau belok, sepertinya tidak pakai lampu sein. Kami yang di belakang kaget dan langsung refleks mengerem, akhirnya jatuh,” tutur Nova.
Akibat kejadian tersebut, ketiga remaja yang mengendarai dua sepeda motor mengalami syok dan terjatuh di badan jalan. Beruntung, respons cepat petugas di lokasi berhasil mencegah dampak yang lebih serius.
Saat kejadiaan tersebut dua srikandi PPPAD ikut serta membantu kedua korban kecekakaan tunggal.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menggunakan lampu isyarat saat akan berbelok atau berpindah jalur demi mencegah terjadinya kecelakaan.
Azizah

