Beritasuararakyatindobesia.com – Soreang Kabupaten Bandung — Bank BJB Cabang Soreang sepanjang April 2026 mengusung tema “Sinergi untuk Masa Depan: Inovasi, Pertumbuhan, Kepercayaan” sebagai strategi memperkuat layanan dan dukungan bagi pelaku UMKM di wilayah Bandung selatan. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha lokal.
Pemimpin Cabang Soreang, Andi Setiawan, menjelaskan bahwa tema tersebut menjadi arah kerja konkret, bukan sekadar slogan. Ia menegaskan bahwa pihaknya aktif membangun sinergi lintas sektor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sinergi artinya kami tidak berjalan sendiri. Kami berkolaborasi dengan Pemkab Bandung, BUMDes, pesantren, pasar, dan komunitas. Inovasi kami hadir lewat digitalisasi DIGI dan QRIS, pertumbuhan melalui KUR dan pendampingan UMKM, serta kepercayaan dijaga dengan layanan cepat dan transparan,” ujar Andi, Selasa (28/4/2026).
Dalam pilar inovasi, BJB Soreang bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung meresmikan Pasar Digital Alun-alun Soreang. Sebanyak 300 pedagang telah menggunakan QRIS bank bjb, dengan peningkatan transaksi non-tunai mencapai 65 persen dibandingkan Maret 2026.
Selain itu, program “BJB Desa Digital” telah menjangkau 15 desa. Melalui program ini, BUMDes dilatih mengelola keuangan secara digital menggunakan aplikasi DIGI serta berperan sebagai agen Laku Pandai untuk memperluas inklusi keuangan di tingkat desa.
Pada pilar pertumbuhan, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 28 April 2026 mencapai Rp45 miliar dengan 1.250 debitur. Sektor pertanian di kawasan Ciwidey–Pasirjambu menjadi penerima terbesar, terutama menjelang musim panen raya.
“Dengan bunga 6 persen per tahun dan proses hanya tiga hari, petugas kami juga aktif jemput bola langsung ke kebun dan pasar,” tambah Andi mengenai kemudahan akses pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha.
Sementara pada pilar kepercayaan, BJB Soreang menghadirkan layanan “Weekend Banking” setiap Sabtu akhir bulan. Layanan ini memudahkan nasabah mengakses berbagai kebutuhan perbankan seperti penggantian kartu, aktivasi DIGI, hingga konsultasi KUR tanpa mengganggu jam kerja.
Bupati Bandung yang hadir dalam peresmian Pasar Digital memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut. Ia menilai sinergi antara perbankan, pemerintah, dan masyarakat mampu mendorong UMKM naik kelas sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
Ke depan, BJB Cabang Soreang menargetkan 5.000 merchant QRIS serta penyaluran KUR sebesar Rp180 miliar sepanjang 2026. Dengan mengedepankan sinergi, inovasi, dan kepercayaan, bank ini optimistis dapat memperkuat fondasi ekonomi Bandung selatan secara berkelanjutan.**
Sam Permana

