Kabupaten Bandung, beritasuararakyatindonesia.com- Jajaran Redaksi beritasuararakyatindonesia.com Pimpinan Umum Ceceng Rohman, Wakil Pimpinan Umum Sam Syamsul S.H, Pimpinan Redaksi Effendi SP Jajaran Redaksi dan wartawan mengunjungi destinasi wisata Kawah Putih Ciwidey Kabupaten Bandung. Kunjungan tersebut selain ingin mengetahui lebih dekat destinasi wisata tersebut sekaligus refresing dan silaturahmi jajaran keredaksian. Sabtu (25/7/2026).

Dibalik keindahan Destinasi Wisata Kawah Putih yang berada di kaki Gunung Patuha dengan.ketinggian sekitar 2.194 hingga 2.430 meter diatas permukaan laut (MDPL), ternyata menyimpan cerita lain
yaitu misteri Domba Lukutan.
Kawah Putih yang berada di kaki Gunung Patuha merupakan bukti nyata Keagungan Kuasa Tuhan yang terpancar melalui keindahan alam semesta. Tempat ini sangat luar biasa dari bekas letusan gunung menjadi panorama alam yang indah mempesona. Selain itu kawasan Gunung Patuha dan Kawah Putih memiliki legenda yang sampai sekarang belum bisa menguak misterinya, yaitu Legenda Domba Lukutan ( Domba berlumut).
Keberadaan domba lukutan ini konon adalah hewan peliharaan leluhur yang kerap menampakan diri disekitar kawasan Kawah Putih Gunung Patuha. Domba lukutan yang menurut cerita memiliki warna putih kehijauan mirip lumut, sehingga orang orang menyebutnya sebagai domba lukutan atau domba berlumut. Domba lukutan ini sewaktu waktu akan menampakan wujudnya, dan domba lukutan ini diyakini sebagai hewan peliharaan leluhur, namun ada pula yang mengatakan sebagai jelmaan dari para leluhur. Domba lukutan ini konon menempati Puncak Keramat di Gunung Patuha yaitu Puncak Kapuk.
Puncak Kapuk ini dipercaya sebagai tempat bertemunya para leluhur, dan di Puncak Kapuk ini terdapat tujuh makam leluhur yaitu ; makam Eyang Jaga Satru, eyang Sadana, eyang Rangga, , eyang Barakbak , eyang Ngabai, eyang Baskom, eyang Jambrong. Dan eyang Jaga Satru merupakan pimpinan saat para leluhur berkumpul.
Domba lukutan berkaitan pula dengan Sunan Ibu, sebuah kawah di kawasan Gunung Patuha yang dikenal dengan sebutan Sunrise Point. Kawasan ini dipercaya melindungi Tanah Pasundan. Sunan Ibu kerap dikunjungi wisatawan selain untuk melihat panorama alamnya yang indah mempesona juga berziarah.
Keberadaan Domba lukutan merupakan salah satu legenda di kawasan Kawah Putih Gunung Patuha dan dikawasan ini dibuat sebuah Patung Domba sebagai tanda atau merupakan penunggu kawasan Kawah Putih, namun sampai sekarang belum ada yang bisa menguak misteri Domba lukutan ini. Masyarakat lokal menganggap kawasan Kawah Putih Gunung Patuha sebagai tempat suci.
Kawah Putih merupakan pesona alam yang indah luar biasa, danau vulkanik berwarna hijau toska, hamparan pasir putih, kabut tipis menambah keindahan destinasi wisata yang satu ini. Kawah Putih sering diselimuti kabut yang memberi kesan romantis , hutan kering dilatar belakang kawah menjadi estetik, banyak pohon dengan ranting ranting kering dipinggir kawah yang membuat pemandangan indah. Bukti nyata keagungan Tuhan yang terpancar melalui keindahan alam semesta.
Kawah Putih di kaki Gunung Patuha berada di Kecamatan Rancabali berbatasan dengan Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung Jawa Barat. Lokasi Kawah Putih bersinggungan langsung dengan Desa Sugih Mukti Kecamatan Pasir Jambu. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Ciwidey area perkebunan teh, sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Pasir Jambu hutan lindung, sebelah Selatan berbatasan dengan kawasan Hutan Perhutani area kearah Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur, sebelah Barat berbatasan dengan kawasan wisata Ranca Bali Situ Patenggang dan Perkebunan Teh Ranca Bali. ** effendi SP

