CIANJUR beritasuararakyatindonesia.com — Kejadian yang memilukan terjadi di Kampung Lebak Saat, RT 005/RW 002, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Seorang pria bernama Erik Samsuri, berusia 53 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang ia tempati, dalam kondisi tubuh sudah membusuk, pada Senin, 12 Oktober 2026.
Kejadian bermula ketika warga sekitar mulai merasa khawatir karena selama lebih dari satu minggu, Erik Samsuri tidak pernah terlihat keluar rumah maupun membukakan pintu. Atas dasar kekhawatiran tersebut, sekira pukul 16.00 WIB pada hari yang bersangkutan, pemilik rumah didampingi Ketua RT setempat, Bapak Dede, bersama warga sekitar akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu rumah korban yang tertutup rapat.


Saat pintu berhasil dibuka, warga mendapati Erik Samsuri sudah tidak bernyawa di dalam rumah dengan kondisi tubuh dalam tahap pembusukan. Laporan resmi mengenai penemuan ini diterima oleh pihak keamanan pada pukul 17.00 WIB di hari yang sama. Korban diketahui berdomisili asal di Blok Kamis, RT 007/RW 007, Kabupaten Majalengka dan tinggal sendirian di rumah kontrakan tersebut.
Berdasarkan keterangan tetangga sekitar, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit kronis, yaitu gula basah dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Namun demikian, pihak berwenang belum dapat memastikan secara pasti apakah kondisi kesehatan tersebut menjadi penyebab langsung kematian korban, sehingga pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan.
Tak lama setelah penemuan tersebut, jenazah korban telah diserahkan kepada Tim Forensik Polres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian serta proses hukum yang diperlukan. Sementara itu, anggota Babinsa setempat segera menindaklanjuti dengan mendatangi TKP bersama Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan situasi tetap kondusif.
Selain penanganan di lokasi, pihak Babinsa juga telah melaporkan kejadian ini kepada Danramil 0608-05/Cugenang dan komando atas, serta berupaya menghubungi keluarga korban yang berdomisili di Majalengka agar dapat segera datang ke lokasi. Hingga saat ini, proses penanganan berjalan lancar dan warga berharap almarhum dapat segera dimakamkan dengan layak. ( Azizah)

