Selasa, Oktober 20, 2026
BerandaBandung RayaJambore Literasi Kabupaten Bandung Libatkan 1.200 Sekolah Dasar, Perkuat Kemampuan Membaca dan...

Jambore Literasi Kabupaten Bandung Libatkan 1.200 Sekolah Dasar, Perkuat Kemampuan Membaca dan Berhitung Siswa

KABUPATEN BANDUNG beritasuararakyatindonesis.com — Upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di kalangan pelajar terus diperkuat melalui penyelenggaraan Jambore Literasi Kabupaten Bandung. Memasuki tahun kelima, kegiatan hasil kolaborasi Leksam Bedas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung ini menjadi bentuk penghargaan bagi siswa sekolah dasar yang konsisten mengikuti tantangan pembelajaran selama enam bulan.

Salah satu pengurus inti Leksam Bedas, Iman Sulaeman, menjelaskan bahwa program tersebut dikembangkan untuk mendorong keterlibatan sekolah dasar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Dengan menjangkau 31 kecamatan, gerakan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan membaca, menulis, dan berhitung secara lebih luas di lingkungan sekolah.

Menurut Iman, gagasan awal program ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan kegiatan yang dapat menggerakkan siswa sekolah dasar secara bersama-sama. Melalui tantangan yang dilaksanakan secara berkala, para peserta didorong untuk aktif belajar sekaligus mengembangkan kemampuan sesuai dengan tugas yang diberikan.

Pelaksanaan program melibatkan sekitar 1.200 sekolah dasar yang terdaftar. Untuk menunjang kegiatan, penyelenggara menggunakan Google Classroom sebagai media penyampaian tugas bulanan. Siswa mendapatkan tantangan yang beragam, seperti menulis puisi, menyusun artikel, menyelesaikan persoalan matematika, hingga mengikuti market day yang memberikan pengalaman berjualan secara langsung.

Rangkaian aktivitas tersebut dirancang agar proses belajar tidak terbatas pada teori di ruang kelas. Siswa memperoleh kesempatan untuk menuangkan ide melalui tulisan, melatih kemampuan memahami informasi, serta mempraktikkan keterampilan berhitung dalam kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Keikutsertaan dalam Jambore Literasi diberikan kepada siswa yang berhasil menuntaskan seluruh rangkaian tantangan selama enam bulan. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas ketekunan, partisipasi, dan usaha siswa dalam mengikuti program penguatan literasi dan numerasi.

Berdasarkan pelaksanaan tahun 2026, Kecamatan Cileunyi tercatat sebagai wilayah dengan partisipasi tertinggi, diikuti Kecamatan Baleendah dan Soreang. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keterlibatan sekolah dalam mendukung kegiatan literasi yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Iman berharap program Jambore Literasi dapat kembali diselenggarakan pada 2027 dengan jangkauan yang semakin luas. Melalui kerja sama Leksam Bedas, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, dan pihak sekolah, gerakan ini diharapkan terus berkembang untuk membentuk generasi muda yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, kreatif, serta terampil menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
** Sam Permana

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments