Kota Tasikmalaya Suara Rakyat Indonesia.com, – Kondisi jalan lingkungan di kawasan Ciburuyan Rt 04/10 Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya yang sudah lama rusak parah akhirnya memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor jatuh saat melintasi jalan tersebut pada Kamis (30/4) sore, akibat permukaan jalan yang berlubang dan tidak rata. Insiden ini menambah daftar panjang keluhan warga yang sudah berulang kali mengusulkan perbaikan namun belum juga ditindaklanjuti.

Menurut keterangan warga setempat, kondisi jalan di Ciburuyan sudah memburuk sejak dua tahun lalu. Lubang-lubang besar tersebar di berbagai titik, terutama di bagian tengah dan pinggir jalan yang sering dilewati kendaraan. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga sulit terlihat, meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara, terutama pengguna roda dua.
“Sudah berkali-kali kami lapor ke kelurahan dan dinas terkait. Bahkan sudah ada surat usulan perbaikan yang diajukan sejak bulan lalu, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan nyata,” ujar Agus salah satu warga Ciburuyan.
Ia menambahkan, sebelumnya sudah sering terjadi insiden kecil seperti motor tergelincir atau ban bocor, namun kali ini korban mengalami luka cukup parah di bagian kaki dan tangan.
Korban yang berinisial A (32) langsung dievakuasi oleh warga sekitar dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini kondisinya sudah stabil namun masih harus beristirahat total,”terangnya
Kasus ini kembali menyoroti kelambanan pihak berwenang dalam menangani masalah infrastruktur jalan lingkungan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki jalan yang rusak dan memasang rambu peringatan untuk mencegah kecelakaan. Jika kelalaian ini menyebabkan korban, pihak yang bertanggung jawab dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda yang cukup besar .
Warga kini semakin resah dan menuntut komitmen nyata dari pemerintah daerah. Mereka berharap insiden ini menjadi peringatan keras agar perbaikan jalan segera dilakukan sebelum memakan korban yang lebih banyak lagi. “Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Jalan ini adalah akses utama kami untuk beraktivitas sehari-hari, harus aman dan layak dilalui,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan lingkungan Ciburuyan. Warga berharap segera ada tindakan cepat dan nyata demi keselamatan bersama. Joy

