Cimahi,Beritasuararakyatindonesia.com.- Meski sudah 4 kali saat mau dikonfirmasi tentang spesifikasi teknis pengerjaan septic tank individual yang berlokasi di Kelurahan Cigugur Tengah yakni di RW 09, 02, dan 01, Kepala Bidang(Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman(DPKP) Kota Cimahi, Afif, selalu tidak ada di ruangan kerjanya.
“Pak Kabidnya sibuk. Ke lapangan terus,” ujar salah seorang staf DPKP Kota Cimahi, Jumat (18/9/2026).

Ya, padahal jika kita berbicara tentang septic tank baik itu komunal maupun individual, utilitas tersebut sangat signifikan buat masyarakat perkotaan khususnya di Kota Cimahi.
Betapa tidak. Tahun 2013 Kota Cimahi dipilih oleh pemerintah Australia menjadi tempat pelaksanaan program sanitasi.
Program yang pertama adalah pembuatan Instalasi Pengelolaan Air Limbah Skala Lingkungan.
Proyek fisik tersebut berupa septic tank komunal di Kelurahan Cigugur Tengah (saat itu Wali Kota-nya Itoc Tochija(Alm).
Lalu tahun 2025, secara komprehensif, sebanyak 835 buah septic tank baik komunal maupun individual, tersebar di seluruh wilayah Cimahi.
Dan kini tahun 2026, sedikitnya 52 titik septic tank individual tengah digarap di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah. Yakni RW 09, 02 dan 01.
“Ya, beres dari program PPM, triwulan ini kita kebut pembuatan septic tank individual. Alhamdulillah, hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat, khususnya di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah,” papar Sekretaris DPKP Kota Cimahi, Sambas di ruang kerjanya.
Program andalan yang menyentuh kebutuhan masyarakat itu, menjadi skala prioritas Pemkot Cimahi tahun 2026.
“Proses pengerjaannya sudah memasuki tahap penyelesaian. Baik di RW 09, 02, dan 01,” pungkas fungsional DPKP Kota Cimahi, Evan, saat ditemui di gedung C Pemkot Cimahi, Jumat(18/9/2026). (Denny).

