Kamis, Oktober 1, 2026
BerandaBandung RayaAgrowisata Ciwalini PTPN I Regional 2 Tawarkan Wisata Kebun Teh dan Penginapan...

Agrowisata Ciwalini PTPN I Regional 2 Tawarkan Wisata Kebun Teh dan Penginapan Sejuk

Beritasuararakyatindonesia.com – Rancabali, Kabupaten Bandung –  Ciwalini yang berada di kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis 1 Oktober 2026 menjadi salah satu destinasi wisata alam dan perkebunan teh yang dikelola Agrowisata PTPN I Regional 2.

Oplus_131072

Kawasan Ciwalini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan hamparan perkebunan teh yang hijau. Kondisi alam tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan sekaligus mencari suasana tenang jauh dari perkotaan.

Hamparan kebun teh di kawasan tersebut berada di wilayah dataran tinggi Rancabali. Wisatawan dapat menikmati panorama perkebunan teh sambil merasakan udara pegunungan yang sejuk dan suasana alam yang masih asri.

Selain pemandangan perkebunan teh, kawasan Ciwalini juga menyediakan pilihan akomodasi bagi wisatawan yang ingin menginap. Salah satunya adalah Penginapan Walini yang memiliki suasana bernuansa alam pegunungan.

Penginapan di kawasan tersebut antara lain berupa rumah kayu dan pilihan penginapan bernuansa alam seperti Soten. Konsep akomodasi tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pegunungan lebih lama.

Keberadaan destinasi wisata alam dan fasilitas penginapan membuat Ciwalini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan untuk berlibur bersama keluarga maupun menikmati suasana alam secara lebih santai.

Pengelolaan kawasan oleh Agrowisata PTPN I Regional 2 juga memadukan potensi perkebunan dengan kegiatan pariwisata. Hal ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati panorama perkebunan teh sekaligus merasakan suasana kawasan agrowisata.

Dengan udara sejuk, hamparan kebun teh dan akomodasi bernuansa alam, Ciwalini Rancabali menjadi salah satu kawasan agrowisata di Kabupaten Bandung yang menawarkan pengalaman wisata berbasis alam dan perkebunan.**

Sam Permana

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments