Oleh: Wahid MA
Kabiro Priangan Timur, Berita Suara Rakyat Indonesia.com
Tasikmalaya, 28 Oktober 2026 — Semangat kebersamaan dan persatuan pemuda menjadi kekuatan utama yang terasa hangat di Sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Di tempat ini, dua wilayah organisasi, yaitu PAC Sukaratu dan PAC Padakembang, berkolaborasi dalam satu rangkaian kegiatan yang penuh makna: memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 sekaligus Hari Lahir Pemuda Pancasila yang ke-67.


Kegiatan yang telah direncanakan dan disepakati bersama sejak beberapa minggu ke belakang ini, berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Meski sederhana dalam penyelenggaraannya, kehadiran dan antusiasme para kader dari kedua kecamatan membuat acara ini terasa istimewa dan bermakna mendalam.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Sukaratu, H. Abud Suciptra, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas terlaksananya kerja sama ini.
“Ini adalah langkah yang sangat baik dan membanggakan. Bahwa kita tidak berdiri sendiri-sendiri, melainkan bersatu dalam semangat yang sama: membangun pemuda yang tangguh, berakhlak, dan setia pada nilai-nilai luhur bangsa. Kolaborasi dengan PAC Padakembang ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa semangat Sumpah Pemuda — yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa — masih hidup di tengah kita. Dan di momentum ulang tahun Pemuda Pancasila ini, kita kembali berikrar untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata di masyarakat,” ujar H. Abud Suciptra dengan haru.
Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Padakembang, Asep berri, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
“Jujur, ini sesuatu yang mungkin tidak terduga sebelumnya. Kegiatannya sederhana saja, Alhamdulillah hasilnya luar biasa lancar dan penuh kehangatan. Inilah bentuk kepedulian kita sesama kader, bahwa jarak antar-kecamatan bukan penghalang untuk saling mempererat persaudaraan. Semoga langkah kecil hari ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas di masa mendatang, baik untuk kepentingan organisasi maupun untuk kebaikan masyarakat di wilayah kita masing-masing,” ungkap Asep berri.
Di bagian inti acara peringatan Hari Lahir Pemuda Pancasila ke-67, suasana menjadi lebih khidmat saat sesi kerohanian dan pencerahan organisasi dipimpin oleh H. Mimit, selaku (OKK) PAC Sukaratu. Beliau menyampaikan sejarah dan latar belakang berdirinya Pemuda Pancasila secara mendalam, yaitu organisasi yang lahir atas inisiatif para Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia sebagai wadah pemuda yang berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara.
Pemahaman yang disampaikan H. Mimit tidak sekadar mengulang sejarah, namun menyentuh hakikat keberadaan organisasi ini: bahwa Pemuda Pancasila lahir untuk menjaga kemurnian Pancasila, merawat keutuhan bangsa, dan mencetak kader-kader pemuda yang berkarakter kuat, disiplin, dan cinta tanah air. Materi ini disimak dengan saksama oleh seluruh peserta dan menjadi renungan yang berharga bagi setiap kader yang hadir.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi silaturahmi yang hangat, meninggalkan kesan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar memperingati masa lalu, melainkan memperkuat komitmen bersama untuk melangkah lebih jauh, lebih kuat, dan lebih bersatu.

