KABUPATEN BANDUNG berutasuararakyatindonesia com – Kepala Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Ismawanto Somantri, SH, menyatakan diri maju sebagai salah satu calon Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, pukul 13.00 WIB.
Ismawanto mengatakan, keputusannya mengikuti kontestasi tersebut dilandasi keinginan untuk mendorong proses pemilihan yang demokratis, transparan, dan memberikan ruang kepada seluruh kepala desa dalam menentukan pemimpin organisasi. Jumat, (30 Oktober 2026 )
Menurutnya, pemilihan Ketua APDESI tidak seharusnya berlangsung secara aklamasi tanpa melalui proses pemungutan suara yang memberikan kesempatan kepada seluruh kepala desa untuk menyampaikan aspirasi dan menentukan pilihan.
Ia menilai, setiap kepala desa memiliki hak yang sama dalam menentukan arah organisasi. Karena itu, proses demokrasi perlu dikedepankan agar suara seluruh anggota benar-benar tersalurkan dan hasil pemilihan mencerminkan kehendak bersama.
Ismawanto menegaskan, pencalonan dirinya bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Ia ingin membuktikan bahwa aspirasi dan gagasan yang selama ini disampaikan dapat diwujudkan melalui keberanian untuk tampil dan terlibat langsung dalam proses pemilihan.
Lebih lanjut, ia berharap siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Ketua APDESI Kabupaten Bandung mampu menyatukan seluruh kepala desa tanpa membedakan latar belakang, golongan, maupun pilihan politik. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan.
Ia juga menyoroti pentingnya APDESI sebagai wadah pemersatu seluruh kepala desa. Organisasi tersebut harus mampu memperkuat komunikasi, solidaritas, dan kerja sama antarpemerintah desa sehingga tidak muncul kesenjangan akibat perbedaan kepentingan maupun pandangan politik.
Melalui pencalonannya sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bandung periode 2026–2031, Ismawanto berharap pemilihan pada 6 November 2026 berjalan demokratis dan menghasilkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh kepala desa. Baginya, persatuan, kebersamaan, dan penyaluran aspirasi secara demokratis harus menjadi prioritas utama dalam membangun APDESI yang lebih solid.**
Sam Permana

