Cimahi, Beritasuararakyatindonesia.com
Focus Group Discussion (FGD) tentang Pengembangan Sosial Berbasis Ketahanan Pangan, dan Orientasi Destinasi Wisata yang digagas oleh Dinas Sosial Kota Cimahi, mendorong lahirnya Kampung Sosial sebagai model pembangunan masyarakat berbasis RW dan kelurahan.
“Namun demikian, pemberdayaan masyarakat tersebut harus disesuaikan dengan kapabilitas daerah dalam menentukan strategi penanggulangan kemiskinan hingga lebih realistis,” ujar Wakil Walikota Cimahi, Adhitia, di Ballroom Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi.
Ia menambahkan, berbagai tantangan seperti kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan, hanya dapat dilaksanakan melalui kolaborasi seluruh unsur pembangunan.
Selain itu, Pemkot Cimahi pun mengajak BUMD, perguruan tinggi, organisasi keagamaan serta lembaga sosial untuk menjadi mitra pendamping Kampung Sosial.
“Artinya, melalui inisiatif ini, perusahaan diharapkan dapat mendampingi satu wilayah secara berkelanjutan. Yang akhirnya, bentuk investasi s sosial tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif,” tandasnya. (Denny)

