Oleh: Sam Permana ( Engko) Staf Redaksi Beritasuararakyatindonesia.com – Pacira , kabupaten bandung – Di saat malam menutup langit dengan kelam,
jangan sangka cahaya telah padam.
Sebab di dalam sunyi, Sang Maha Pengasih
menyalakan pelita bagi hati yang mencari.
Jangan takut pada gelapnya perjalanan,
karena bukan malam yang menyesatkan,
melainkan hati yang lupa mengingat-Nya.
Setiap air mata yang jatuh karena rindu kepada Tuhan
akan menjadi embun yang menyuburkan jiwa.
Setiap sabar yang dipelihara
akan berubah menjadi cahaya di hari perjumpaan.
Hidup bukan sekadar menghitung usia,
tetapi belajar mengenal Sang Pencipta.
Ketika hati dipenuhi cinta kepada-Nya,
bahkan malam yang paling pekat pun
akan memancarkan cahaya yang tak pernah padam.
Maka berjalanlah dengan zikir,
bernapaslah dengan syukur,
dan melangkahlah dengan tawakal.
Karena cahaya sejati bukan berasal dari matahari atau bulan,
melainkan dari hati yang selalu dekat dengan Allah.**

