BANDUNG, beritasuararakyatindonesia.com – Setelah diberitakan oleh beberapa media online terkait dugaan diskriminasi terhadap wartawan di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar. Kepala Tim (Katim) Humas Kanwil Kemenag Jabar Ahmad Sidik S.Ag angkat bicara. Ia menegaskan pemberitaan tersebut tidak benar.

Seperti diberitakan sebelumnya beritasuararakyatindonesia.com memberitakan dengan judul “Sungguh Ironis, Ada Dugaan Diskriminasi Terhadap Wartawan Liputan Kanwil Kemenag Jabar”. Disebutkan ada beberapa wartawan dari media online yang kecewa terhadap sikap salah seorang staf Humas Kanwil Kemenag Jabar.
Kekecewaan itu bermula saat staf Humas tersebut meminta wartawan yang sedang menunggu di lobi ruang Humas untuk pindah dan menunggu di ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Padahal, sewajarnya wartawan menunggu di ruang Humas.
Akibat pelayanan tersebut, wartawan yang diminta pindah ke ruang PTSP merasa tersinggung dan kecewa, hingga akhirnya muncul pemberitaan terkait masalah tersebut.
Menanggapi hal itu, Katim Humas Kemenag Jabar membantah adanya diskriminasi. “Bahwa pemberitaan tersebut tidak benar. Tidak ada niat kami untuk mendiskriminasi rekan-rekan wartawan,” ujar Katim Humas saat dikonfirmasi, Selasa (16/9).
Menurutnya, pengalihan ke ruang PTSP merupakan bagian dari SOP pelayanan tamu agar lebih tertib dan nyaman, bukan bentuk pengusiran. Ia pun berharap kesalahpahaman ini tidak berlarut dan hubungan kemitraan antara Kanwil Kemenag Jabar dengan insan pers tetap terjaga dengan baik.* Red

