Berita Suara Rakyat Indonesia.com – PT .BPR Sukabumi ( Perseroda ) adalah Satu – Satu nya Bank Yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan kini telah menginjak usia 22 Tahun .
Dan di usia nya saat ini PT.BPR Sukabumi akan mengarahkan pengembangan bisnis pada perluasan akses layanan keuangan, penguatan teknologi, serta dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Transformasi tersebut menjadi salah satu agenda penting BPR Sukabumi untuk memperkuat perannya dalam perekonomian daerah, terutama dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses layanan perbankan hingga wilayah pedesaan.
Direktur Utama BPR Sukabumi, Udung ketika dikonfirmasi lewat telpn seluler nya ( Jumat/23/10/2026) mengatakan , Perubahan perusahaan harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan industri perbankan.
Menurutnya, sinergi antara manajemen, karyawan, pemerintah daerah, dan nasabah menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan perusahaan sekaligus memperluas manfaat layanan bagi masyarakat.
“Dua puluh dua tahun bukanlah waktu yang singkat. Melalui sinergi yang kokoh antara internal perusahaan, pemerintah daerah, dan seluruh nasabah setia, kami siap melangkah lebih jauh. Fokus utama kami tetap pada pelayanan yang prima, adaptif terhadap teknologi, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sukabumi guna memacu prestasi perusahaan ke tingkat tertinggi,” kata Udung dalam keterangan resminya,
Perubahan status badan hukum BPR Sukabumi ditetapkan melalui Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat Nomor KEP-71/KO.12/2026 tertanggal 8 Juli 2026. Sebelumnya, perusahaan bernama Perumda Bank Perkreditan Rakyat Sukabumi, kemudian bertransformasi menjadi PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda).
Bagi BPR Sukabumi, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama dan bentuk badan hukum. Perusahaan juga menargetkan penguatan efisiensi operasional, pengembangan teknologi informasi, serta perluasan jangkauan pasar agar layanan keuangan semakin mudah diakses masyarakat.
Udung menjelaskan, pengembangan bisnis diarahkan untuk menjangkau wilayah pedesaan dan memperluas inklusi keuangan. Langkah ini sekaligus membuka ruang bagi BPR untuk memperkuat kontribusinya terhadap UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.
“Melalui transformasi bisnis yang berkelanjutan, kami berkomitmen penuh menghadirkan pelayanan profesional yang terpercaya dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Fokus kami mencakup penguatan kualitas SDM, penerapan teknologi informasi, serta perluasan akses inklusi keuangan secara merata,” ujarnya.
Di tengah perubahan industri keuangan, penerapan teknologi menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan menyesuaikan kebutuhan nasabah. Namun, perluasan akses juga menuntut layanan yang mampu menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Selain pengembangan teknologi dan sumber daya manusia, BPR Sukabumi menekankan pentingnya menjaga kepercayaan nasabah yang selama ini menggunakan produk dan layanan perusahaan.
Udung juga menyampaikan , Mewakili Perusahaan sangat mengatakan , apresiasi kepada para nasabah yang telah menjadi bagian dari perjalanan BPR Sukabumi. Ia menilai kolaborasi antara masyarakat, nasabah, karyawan, manajemen, dan pemerintah daerah perlu terus dijaga untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan.
“Momentum hari jadi tahun ini menegaskan komitmen kuat perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mempererat kolaborasi demi meraih capaian kinerja yang lebih gemilang,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan Perumda BPR Sukabumi, Eka Jatnika, turut mengapresiasi kontribusi karyawan, manajemen, dan mitra strategis dalam perjalanan perusahaan.
Melalui momentum HUT ke-22 yang mengusung tema “Bersinergi, Melayani Menuju Prestasi”, BPR Sukabumi menegaskan arah pengembangan perusahaan melalui peningkatan layanan, perluasan akses keuangan, dan dukungan terhadap UMKM.
Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan transformasi tersebut menjadi layanan yang semakin mudah dijangkau, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi.(Edysilaban)

