Pedamaran OKI – beritasuararakyatindonesia.com- PKUDP ( Perkumpulan Keluarga Urang Diri Pedamaran) Jumat 6 Nopember 2026 bertempat di aula SMA NEGERI I Pedamaran menggelar diskusi, atau Fokus Group Dicussion serta pemutaran film dokumenter dengan tema pelestarian bahasa Pedamaran.
Sudah sepuluh tahun keluarga urang diri ini, mengkaji dan meneliti pelestarian adat Pedamaran. Dibawah pimpinan ibu Ida Utami, Msi sebagai ketua dengan wakil nya Iskandar,SH. Edi Demang,MH, sebagai pembina KUD-Pedamaran, serta DR. Sumardy Sanry.MH, sebagai budayawan KUD Pedamaran.
Pemutaran film dokumenter ini diresmikan oleh Bupati OKI yang diwakilkan oleh Ahmadin Ilyas,SE, M,si dari dinas pariwisata. Hadir dalam acara tersebut, kepala Balai pelestarian dan kebudayaan wilayah IV Sumsel, camat Pedamaran yang diwakilkan, Herianto Spd, Msi, perwakilan dari dinas pendidikan, kepala sekolah SMAN I Pedamaran Joni Iskandar, Spd, Msi, karang taruna kecamatan Pedamaran serta perwakilan dari lembaga lembaga lainnya turut juga hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya ketua KUD Pedamaran mengatakan acara ini adalah untuk memberikan motivasi atau semangat kepada generasi penerus, agar dapat mencintai budaya nya sendiri serta adat istiadat nya, dengan tujuan agar dapat melestarikan nya. Sehingga pada gilirannya kebudayaan serta adat serta peradaban budaya Pedamaran tidak musnah oleh pengaruh kebudayaan lain, paparnya.
Ditambah kan nya pula dengan semangat ini sambutan generasi muda terhadap pelestarian ini nampak sangat antusias, sehingga pada gilirannya kaum muda harus tetap menjaga kelestarian budaya dan bahasa Pedamaran, jangan sampai dari generasi ke generasi tidak bisa berbahasa Pedamaran .Oleh karena itu kita dari KUD ini terus meneliti dan mengkaji kebudayaan ini, Pungkasnya
Ditambahkan pula oleh kepsek SMAN 1 Pedamaran joni Iskandar, Spd, M,si bawah momen ini merupakan momen yang sangat berarti sehingga para anak-anak didik SMA 1 Pedamaran dapat memahami dimana yg namanya kebudayaan harus di lestarikan.
Sebab ditangan kaum muda inilah kebudayaan dapat lestari. ( FUADI/Ri)

