Beritasuararakyatindonesia.com Ksmwar, Darussalam, Kabupaten Bandung — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk kembali memaknai kemerdekaan sebagai amanah dalam membangun bangsa yang baik, adil, bersatu, dan penuh keberkahan. Tahun ini, pemerintah mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Pimpinan Thoriqoh Sammaniyyah Al Hasyimmiyyah Indonesia, Syeh Cep Hilman, mengatakan bahwa kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai keagamaan, kemanusiaan, persaudaraan, persatuan, dan kasih sayang di tengah masyarakat.
“Semoga Indonesia menjadi negeri yang baik, penuh keberkahan, dan senantiasa berada dalam naungan Allah SWT,” kata Syeh Acep Hilman dalam pesan refleksi memperingati 17 Agustus 2026.
Menurutnya, bangsa Indonesia yang telah merdeka harus terus menjaga persatuan dan menghindari berbagai bentuk perpecahan. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama yang damai dan saling menghargai.
Syeh Acep Hilman juga berharap Indonesia menjadi negeri yang mencintai Nabi Muhammad SAW dengan diwujudkan melalui keteladanan akhlak, kepedulian kepada sesama, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk memperkuat kehidupan sosial dan kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada ucapan, tetapi perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, terutama dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persaudaraan, persatuan, dan kasih sayang kepada seluruh masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 RI juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong. Kemerdekaan, menurutnya, harus diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terciptanya kehidupan yang lebih adil serta sejahtera.
“Marilah kita bersama-sama menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kasih sayang. Dengan begitu, kemerdekaan dapat menjadi jalan untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Syeh Acep Hilman berharap semangat 17 Agustus 2026 menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar terus menjaga persatuan dan mengedepankan kemanusiaan. Dengan landasan keimanan, akhlak, persaudaraan, dan gotong royong, ia berharap Indonesia semakin kuat, damai, berdaulat, adil, dan makmur.**
Sam Permana (engko)

